#BN2011 di mata aq *27-28*

November 6, 2011

ga nyangka lilis bisa hadir di acara Blogger Nusantara, pertama dengar tentang acara tsb dari rahma, awalnya sih ragu untuk hadir, tapi akhirnya memutuskan untuk hadir *perjuangan banget krna berkaitan dgn kerjaan*
bulan oktober bulan yang isimewa di hidup lilis, di bulan ini ada satu hari di mana lilis pertama menghirup udara dunia, di bulan ini kali ke dua lilis ketemu si kumis bawah enda nasution pada PB2010.
postingan kali ini lilis ga akan menulis panjang lebar tentang perjuangan ke #BN2011 *perjuangan tsb mirip dgn perjuangan saat ke pb2010 dan itu udh pernah di posting*
bagi lilis pesta blogger + blogger nusantara sama pentingnya untuk di hadiri karna ada keragaman + keakraaban di sana *trgantung individu memandangnya* karena itu akan lilis abadikan smua hal dalam rangkaian kata versi lilis.

26-27 bulan sepuluh
perjalanan menuju #BN 2011

26 oktober pagi,usai mengurus kewajiban kerja, memulai perjalanan 1,5 jam perjalanan bermotor menuju pelabuhan spit, 1,5 jam bersepit menuju kota, dan jam 4 sore menuju kota cantik, jam 3 pagi tgl 27 baru nyampe kota cantik palangka raya. Jam 8 pagi meluncur ke bandara dan menanti jam 11.50 baru menuju Surabaya. alhamdulilah lion air ga delay, jadi sesuai jadwal lilis nyampe bandara juanda. hal yang membuat tenang adalah karena ada panitia BN yang akan menjemput, kalo ga ada yg jemput ga kebayang betapa paniknya lilis karena lilis punya pengalaman ga nyengenin tentang jatim.
urusan jemput menjemput ini awalnya juga ga begitu meyakinkan, panitia ga janji kerana lilis hanya sendiri, sebenarnya jika peta yg ada di google map itu ga membingungkan bagi lilis, jika tarif transfortasinya jelas, lilis ga bakalan juga panik. Kabar gembira akhirnya lilis terima, lilis akan di jemput tapi dengan satu catatan lilis mesti bersabar menunggu rombongan dari Medan dan Manado.
saat seperti ini bermanfaat banget yang namanaya HP, berkat hape bisa saling sms dan telpon dgn panitia. BN Bair itu nama yang rahma berikan ke lilis untuk di tanya2 info saat lilis nyampe di juanda. Andre adalah orang yang di tugaskan untuk menjemput lilis + rombongan medan + manado. Andre orangnya ramah banget, ga nyangka panitian #BN2011 begitu baik dalam menyambut. Dengan keramahan pula andre menyampaikan bawah lilis mesti nungggu rombongan tsb datang jam 15.00 ntar. 2 jam bukan waktu yang pendek, kami berpisah untuk ntar ktemu kembali di pintu kedatangan penumpang *dekat rm. Padang* andre nganter lilis ke A+W untuk makan siang, dan dia akan mengurus beberapa hal berkaitan dengan penjemputan ini. Setelah muter2 di juanda untuk membunuh waktu, jelang jam 15.00 lilis kmbali ke tempat yang tlah di sepakati, dan di kenalkan dengan 1 panitia lagi *ga ingat namanya* Jam 15.00 tlah lewat tapi tak ada tanda2 rombongan medan dan manado terlihat, hp ga aktif, padahal pesawat tlah mendarat. Mreka bingung lilis pun bingung *msti brapa lama lagi di juanda padahal lilis udh cape*. Teman andre udh bawa kertas brtuliskan blogger nusantara tapi dari tadi lilis perhatikan hanya di gulung aja, sepertinya enggan untuk memampangnya dan bergaya seperti penjemput lainnya. Akhirnya lilis usulkan gimana jika qta berpencar untuk menunggu rombongan tsb sambil membawa kertas tsb. Lilis dan andre nunggu di pojok satunya, teman andre tetap di tempat semula dan dengan rada malu2 memegang kertas tsb. Yang datang pertama menyambangi lilis dan andre adalah rombongan dari manado, alamak sombong bgt orangnya *kesan pertama, belakangan br tau orangnya ramah* berbaju biru , dan dia crita hp nya ga da sinyal karena pake axis,temennya bsok datangnya *klo ga salah ingat* karena melihat tulisan yang di pegang andre maka dia tau kalo itulah panitia yang menjemputnya. Di sudut lain panitia teman andre juga tlah brsama rombongan dari medan smua laki2 *8 orang*
tak ada perkenalan mendetail rombongan. Ada 2 mobil jemputan, lilis 1 mobil dgn 5 orang dari medan, yang ga mudah di lupain adalah sulit gerak spanjang perjalanan juanda – sidoarjo coz 1 orang yg dkat lilis ukurannya di atas rata2 normal meski ga bebas gerak tapi perjalanan jadi menyenangkan mereka ramah dan spanjang jalan tak henti bercerita antar sesama.
Dari andre pulalah lilis baru tau kalo juanda itu termasuk wilayah sidoarjo bukan surabaya *geografi lilis ga da yg tersisa*
ga ingat brapa lama perjalanan yang jelas tau2nya udah nyampe di depan GOR. “kita udah nyampe” kata andre, lilis kaget, lho kok di bawa ke tempat beginian, untuk apa ke sini, pertanyaan itu terjawablah sudah pas lilis masuk ke dalam gor, terlihat ruangan masih berantakan, bantal, kasur menumpuk di beberapa tempat, ada beberapa panitia duduk, yang pertama berdiri cewek “ini dari medan ya? Selamat datang ” *belakangan baru tau mbk mubarika namanya* lilis bilang “mereka dari medan + manado, lilis dari palangka raya”. Salam2 an dgn bbrapa panitia tapi ga ingat namanya, ada panitia yang bilang persiapan belum selesai, perempuan ntar tidur di belakang *ruang bersekat*. Setau lilis rombongan yang di jemput tadi adalah rombongan pertama yang dari luar jawa. Begitu nyampe GOR rombongan pisah ngurus diri sndiri, panitia pun sibuk sndiri. Lilis tinggalkan tas, mengitari ruangan bntar trus melangkah keluar GOR *Ga tau mo ngapain di dalam* di pintu masuk berpapasan dengan Andre dan di kenalin dgn gempurmedia *baru datang dan berboncengan dgn bapak beruban* salaman bentar coz gempurmedia trlihat sibuk banget, muter2 skitar GOR dan berakhir di kolam renang sembari nunggu sore,
magrib tiba saat mo sholat berjamaah ke masjid + tanya panitia trnyata yang sholat di sana laki-laki smua, ga jadi dech berjamaah. Magrib berlalu, batere lowbet dan colokan ga ada trpaksa pake colokan dkat kamar mandi, oh ya hampir terlupa tadi smpat ngobrol bentar dengan gempurmedia dan lilis tanya yang mana sich yang namanya suryaden? Slama ini kenal hanya di dunia kata aja, pas di beritau lilis kaget tranyata beda jauh dengan pic yang ada di twitternya, suryaden aslinya trlihat lebih tua. Kami bertegur sapa bentar dan kembali ke aktifitas masing2. Lilis mulai trbiasa dgn ruangan GOR, di sini pulalah untuk kali pertama lilis ktemu dgn rahma, kami ngborl bentar dan asyik dgn dunia masing2. Malam trus beranjak rombongan yang datang selanjutnya adalah dari kalimantan selatan dan dari daerah lain *ga ingat*. Malam ini kali pertama tidur bak pengungsi. Karna pertama datang, lilis jadi saksi saat panitia sibuk nyusun bantal+kasur + merangkai colokan. Malam ini pulahlah kali pertama ktmu yang namanya anjari *prtama kenal di blog detik* kesan pertama ktmu anjari trnyata lebih putih dari fotonya tapi rada angkuh *eyang teman2 blogdetik nyapa, tp lilis lbih suka panggil nama * ada acara potong tumpeng dan makan bersama panitia + peserta demi kesuksesan acara besok. Stelah ngobrol beberapa saat, kami kembali ke aktifitas masing2. Rasanya sulit banget untuk tidur banyak nyamuk, akhirnya jalan kaki keluar nyari autan barulah bisa tidur.

sisi positif panitia hari ini : menyediakan tim penjemput yang ramah
sisi negatif : tidak ada panitia yang khusus menemani blogger yang udah datang, yang siap di tanya info, yang siap membantu, acara semegah BN2011 di H-1 masih terlihat betapa tidak siapnya panitia dgn ruangan + kelengkapannya, colokan belum di siapkan, pusat informasi tidak ada. Jadi qta blogger yang datang tidak tau kmana msti brtanya blogger dari mana aja yang tlah datang, jika perlu apa2 jadi bingung msti kmana mencari. Tidak ada perkenalan panitia *hanya usai potong tumpeng perkenalan nama tanpa jabatan kepanitiaan*

28 bulan sepuluh
jam 4 udah bangun udh ga bisa tidur, antri ambil wudhu + mandi, hari ini hari pertama bn2011, lilis ga mau melewatkan satu acarapun. Mentari malu2 memunculkan diri, dan rata-rata perempuan udah pada mandi udh selesai dandan jauh sblm jam 7 pagi. Lilis sengaja ga nyari sarapan duluan coz kwatir jika ntar dapat jatah sarapan ga ke makan kan mubazir *ga mau di bilang ga sopan ga menghargai pemberian panitia* jam hampir mendekati jam 8, tapi ga ada sinyal dapat jatah sarapan, lilis dan yang lainnya akhirnya jalan kaki bersama menuju sun city hotel dan berpikir mungkin sarapannya udah di siapin di sana. Tapi trnyata salah, di sana yang ada hanyalah antrian ngambil tanda peserta. Kecewa dech. Satu persatu acara di mulai, dengan menahan pedih lapar *ga biasa ga sarapan* berharap gegara hal ini ga kena maaq. Sbenarnya bisa aja ninggalin acara bentar dan membeli makanan sndiri, tapi lilis enggan meninggalkan acara, terlalu sayang untuk melewatkan setiap detik acara. Lilis + eka *blogger banjarmasin* + rahma *blogger maros tp pindah kerja ke palangkaraya* sama2 menahan pedih lapar, pembukaan bn2011 molor dari jadwal seharusnya, ga tau kenapa, panitia pun ga ngasih konfirmasi, salutnya sbagian besar tetap duduk manis *mungkin karena ini acara pertama* akhirnya jam stengah 10 acara pembukaan di mulai, bupati sidoarjo langsung yang membuka acara, banyak hal yang di ungkapnya baik tntang sidoarjo + blog + blogger *jadi brtanya2 siapa konseptor pidatonya* setelah acara seremonial selesai *tarian +sambutan2* pembawa acara memberitaukan acara di lanjutkan setelah sholat jumat, dan di tayangkanlah slide 3 lokasi masjid. Makan siang akan di berikan ntar usai sholat jumat. Peserta meninggalkan ruangan, lilis + eka + rahma memilih mencari gerai es teler 77. Udah terlanjur memesan, dan bener2 kecewa di buatnya es telernya ga seperti biasanya, banyak es batu nya aja, pelayanannya pun judes.pengen sich sgera meluncur mencari restoran cepat saji sesuai selera, tapi lagi2 kami enggan ntar ga bisa menikmati suasana makan bareng 1000 blogger lainnya.
Tiba saat makan siang, trnyata msti bawa tanda peserta untuk bukti pengambilan makanan, hal yang aneh bagi lilis, ga percayaan banget panitia dgan para peserta, asyiknya jadi ada seni tersendiri mengantri makananan + menikmatinya di tengah 1000 blogger. Usai istirahat adalah saatnya pembicara dari XL, Penn Olson, Blibli.com, industri digital, bergantian memaparkan materi masing2. Jujur bagi lilis ga bgitu menarik materinya, materi tsb trlalu berorientasi mengejar materi, ga begitu paham juga lilis. Tapi tetep aja lilis duduk manis hingga acara usai coz aura bn2011 yang beda membuat enggan tuk beranjak. Klo ga salah inget ada ishoma di sela2nya ada satu kotak kue lagi. Acara usai jam 5 an, dan antri mandi + colokan di gor kembali terjadi. Malam harinya ada acara mimbar bebas, awalnya lilis juga ga tau itu acara ngapain, stlah makan malam usai, acara tsb di mulai, di pandu lutfi blogger jogja, acara berlangsung, blogger laki2 yang pertama ngisi mimbar bebas *ga ingat nama + asalnya* kata mc blogger boleh berbagi apa aja, makanya mski dgn malu + ragu akhirnya lilis memutuskan ikut berbagi, malu bgt kalo ingat saat itu, kosakata lilis belibet, alur ceritanya ga teratur, sound systemnya ga ok jd rada samar2 suara lilis. Saat itu lilis ga mikir tanggapan blogger lainnya. Yang jelas lilis berusaha untuk meramaikan mimbar bebas. Stelah lilis tampil msh byk lagi penampil lainnya, tapi yang paling berkesan adalah saat karel anderson dari blogdetik tampil. Gila abis gaya + critanya, lilis udah lama kenal blognya dan baca postingannya, tapi ga pernah nyangka jika aslinya segila itu kelakuannya. Ada juga kuis dari XL berhadiah bantal tp lilis hanya bisa gigit jari coz yang berhasil dapet si nhie + blogger lainnya, dan juga kuis dari IDBN brhadiah jobreviw tp lilis ga tertarik mengikutinya. Hari ini memberikan kebahagian trsendiri karena ktmu untuk kali ketiga dgn rara, kali kedua dengan nhie, ntans, ipul_ *anak2 AM*, bunda julie, yulianbjm + anak2 kayuh baimbai dan blogger2 lainnya. *ga cukup jika di sebut satu persatu* secara keseluruhan acara hari ini sukses mski masih ada di sana sini yang tidak sejalan *pandangan tiap individu berbeda*

sisi positif hari ini : target 1000 orang hadir terlampaui *ga yakin bener2 blogger asli* lilis berani berucap kerana rata2 stiap kursi di ruangan ada isinya smua.
Sisi negatif di mata lilis : jika ga ada jatah sarapan harusnya panitia menginformasikan lebih awal ke peserta, *ga hanya grup lilis trnyata yg blm sarapan pagi tadi* jangan terlalu kaku dgn sistem bagi2 makanan, dari pada nasi + kue berlebih dan di bw kembali ke gor lebih baik di sumbangkan ke panti asuhan bgitu jam makan usai, agar ga basi dan terbuang percuma, di bawa ke Gor juga sia2 kerana panitia ga memberitaukan penghuni gor bahwa makanan tsb bisa di ambil bagi yang berminat. Ini hari resmi bn2011 tapi panitia tetap ga mengadakan perkenalan / minimal memberikan info jumlah panitia inti/volenter dan bagian2 apa aja jd qta tau msti mencari siapa jika qta perlu info,dan apa ciri khas antar mereka, jujur sulit banget membedakan panitia dan tugas yang di embannya, harusnya kan antar panitia ada ciri khas khususnya. BN2011 dimulai tepat tgl 28 di mana tgl 28 adalah hari sumpah pemuda, tapi knapa ga ada nuansa yang kental tentang peringatan hari tsb? Hanya segelintir orang yang di pilih untuk tabur bunga di makam pahlawan, dan tidak ada lagi kegiatan di aula yang mencerminkan tentang sumpah pemuda. Awalnya lilis pikir akan ada kegiatan yang lebih dari skedar tabur bunga.

Tulisan spanjang ini adalah pendapat pribadi lilis tentang bn2011 di tanggal 27 – 28, bukan di tujukan untuk mendeskriditkan pihak tertentu, tapi agar pelaksananan yang akan datang panitianya bisa lebih memperhatikan hal2 kecil tsb. Terima kasih panitia bn2011 atas kerja keras kalian acara hari ini terlaksana * crita bn2011 tgl 29 – 30 msh dlm proses*


menggelandang *mewujud mimpimanisq-jkt*

February 2, 2011

mimpi manis q
bukan sekedar mimpi
bukan sekedar kata
setiap mimpi manis yang aq ucap dan tulis
aq pasti berusaha tuk mewujudkannya
mimpi manis tentang si kumis bawah enda, tlah terwujud meski bertahun2 u/ menjadikannya nyata
mimpi manis tentang teman2 dunia kata
satu persatu pun terwujud
dan mimpi manis tentang rute jakarta – bandung- jogyakarta – surabaya *bonus bogor*
tlah jua aq wujudkan dengan segudang cerita mengiringi
berawal dari mimpi
berawal dari twit
aq mulai langkah
aq buat tret di kampung
aq tanya beberapa hal

24 Desember 2010
aq mulai perjalanan bareng ning adik aq
awalnya aq mau ke bandung dulu baru jakarta
berkat saran dari nitasellya + yulian aq singgah dulu ke jakarta
ini kali pertama aq ke jakarta sendirian
bermodal rute dari kawan si bungsu *adek lelaki q*
dan rute yang pernah aq baca dari kampung gadjah *ingat2 lupa*
dengan was2 aq mulai perjalanan *rute aq print*
jam 4 an lewat aq nyampe CGK, bersyukur ga pas magrib biasanya kalo delay pas magrib baru nyampe.
dari bandara langsung beli tiket damri arah rawamangun, 2 kali bis dateng dan penuh semua, 30 menit lebih menunggu bis ketiga muncul dan langsung ikut berebutan naik bis, meski ga dapet t4 duduk nekad aja aq. ga mau turun dari pada nunggu lebih lama lagi, hari menjelang malam dan aq buta pengalaman tentang jakarta.
selain aq + ning ada juga beberapa orang yang berdiri, bis terus melaju, satu persatu ada yang turun tapi tetep aq ga kebagian t4 duduk, aq berdiri sambil bersandar dikit ke besi kotak tempat penyimpanan tas di depan kiri pojok bareng 1 cowok asing, ning duduk dekat pintu masuk bareng kondektur *tiap ada yg turun ning berdiri* rata2 yang naik bis tsb cowok tapi ga ada satupun yang nawarin t4 duduknya untuk aq / ning.aq pikir terminal rawamangun tuch deket tapi ternyata jauh juga, cape aq berdiri, pegel tangan aq bergelantungan.aq pun sempat di tegur penumpang karna tanpa sadar duduk di tumpukan tas dalam kotak.
mentari tak lagi terlihat, kiri kanan udah gelap baru lah aq nyampae di terminal rawamangun, bersyukur metromini orange 3/4 no 46 langsung ada jadi begitu turun dari bis aq bisa langsung melanjut ke perjalanan berikutnya. aq uda lelah banget, kepala aq pusing tapi metromininya masih asyik ngetem dan begitu jalan merambat bak keong kerana padatnya lalu lintas. saat di metrominilah aq baru bisa duduk setelah sekian lama berdiri di bis, kepala makin pening tapi t4 tujuan tak juga keliatan, sepanjang perjalanan aq selalu melirik print2nan rute agar ga salah arah dan memandang sekeliling. halte busway Genjing adalah pemberhentian terakhir sesuai rute,sampai juga akhirnya aq di t4 nginep *hotel puri mega pramuka* yang udah di pesenin ma temen si bungsu, berhubung akhir tahun jadi hampir semua kamar nyaris penuh, bersyukur masih ada yg tersisa untuk aq + ning.


istirahat bentar, mandi lalu aq + ning mutusin untuk menikmati malam jakarta, menyantap nasi kucing di taman pramuka dan menikmati suasana jkt, kerana bis transjakarta masih beroperasi maka aq ajak ning naik bis dan melihat pemandangan jakarta dari dalam bis ajah, aq singgah bentar ke lotte mart *ga inget daerah mana* yang searah dengan jalur busway jadi aq ga bakalan nyasar. kerana udah jam 9 ke atas jadi aq buru2 ngejar busway lagi kwatir ga kebagian jadi terlunta2 ntar aq di jalan mo naik taksi pasti mahal dan kwatir klo kena tipu ntr malah di puter2in ga tentu arah. jam 10 malam kurang dikit aq udh nyampe ke halte busway pasar genjing lagi, sebelum balik ke hotel aq nyempetin beli durian di bawah ujung jembatan. malam pertama di jakarta ga banyak t4 yang bisa aq kunjungi kerana keterbatasan transportasi.

25 Desember 2010
pagi pertama di jakarta aq buka dengan sarapan di pasar menikmati semangkuk soto madura di pinggir jalan sekitar pasar, sampai pagi ini aq masih belum punya info rute terbaru t4 yang akan aq kunjungi, salah satu mimpi manis aq ke jakarta adalah untuk aq bisa tau langsat itu di mana, daeng memang yang ke sohor di kampung itu gimana rasanya dan tentunya aq bisa ketemu dengan beberapa kawan dunia kata, aq udah beberapa kali mention + DM nanya rute tsb ke yulian + si kumis bawah enda tapi ga ada jawaban *mungkin mereka sibuk*, aq nanya ke si kumis bawah kerana kali pertama ketemu dia cerita tentang langsat + lokasinya, tanya ke yulian kerana dia ngasih saran mampir ke jkt jd aq pikir dia bisa membantu ngasih rute. saat itu aq ga tau mesti nanya ke siapa lagi, yang aq ingat ya hanya 2 orang tsb, mau nanya ke kampung ga mungkin coz buka gmail di hape aq sulit, mau mention ke warga yang lain aq ga ingat sapa ajah yang ada di jakarta.
bucin + chibialay yang tempo hari ngajak ketemuan pas aq di jkt juga ga bisa ketemu kerana si chibialay lagi di luar kota dan si bucin bisanya usai acara sepeda santai, aq nya yang ga bisa coz saat itu aq udh mesti ke rute lain.
tujuan pertama aq hari ini adalah TMII
berbekal rute yang ada dan tanya dengan beberapa orang yang di temui di jalan nyampe juga aq di TMII *busway pasar genjing-PGC, naik angkot merah ke TMII* jalan kaki deh dari pintu gerbang utama hingga TMII kerana masih pagi ga ada mobil yang untuk keliling2 TMII jadi aq jalan2 kaki muter2 TMII semampu kaki melangkah sampai mobilnya mulai beroperasi jam 9 nan. ga banyak t4 yang aq kunjungin kerana keterbatasan waktu aq mesti berpindah ke daerah lain.yang jelas aq udah berkunjung ke TMII.
Rute selanjutnya adalah Ancol
kali ini aq salah naik angkot, salah jurusan, salah menerjemahkan rute padahal udah bertanya ke pak polisi, dari TMII aq mau ke PGC lagi eh salah naik angkot akhirnya muter2 beberapa waktu untuk nyari jalur angkot yang ke PGC. dari PGC berbis trasnjakarta ke Ancol. karena hari libur mulai dari halte busway PGC -ancol antriannya panjang banget bikin aq pusing, tapi apa mau di kata mumpung di jakarta aq mesti gunain waktu sebaik2nya. ke ancol sudah kali ke dua ini *dulu sendiri, modal nekad* dan kali ini aq + ning memilih ke Dufan pengen mencoba wahana2 yang ada yang sering aq lihat di tv. sepertinya asyik gitu aq jadi pengen ngerasaaiinya, melihat antrian yang banyak aq hampir ga jadi beli tiketnya, tapi lagi2 rasa penasaran mendorong aq untuk sabar ngantri, begitu udah dapat tiket dan tangan udah di cap aq + ning langsung mutusin untuk mencari wahana2 kayak di tv. di semua wahana antriannya begitu panjang, ning milih untuk naik yang mirip kereta yang relnya berbelok2 naik turun *ga inget namanya* 3 jam aq + ning antri, kepanasan, berdesakan, pusing tapi demi naik wahana semua itu di kuat2in. akhirnya saat yang di nantipun tiba aq + ning naik wahana tsb, baru naik enjoy tapi pas mulai meluncur kebawah dan mengikuti jalur kereta, aq ga berani buka mata, kepala aq pusing, aq takut, jantung aq rasa mau copot, panas dingin dech ini badan,hanya beberapa detik tapi mampu membuat aq deg-degan ga karuan. turun dari wahana tsb kepala ini makin pusing. ning nyesel milih wahana ini dan kapok ga akan lagi naik. batal juga naik histeria dan tornado melihatnya aja udah ngeri, kami sadar kami ga cocok naik tsb. wahana selanjutnya yang akan kami coba adalah ontang-anting tapi begitu melihat saat wahana tsb di mainkan aq + ning langsung keluar dari antrian melompat pagar, kepala ini jadi makin pusing ga sanggup melihat wahana tsb.
semua wahana udah aq lihat lagsung meski dari jarak ga begitu dekat dan aq baca di selebarannya. dari situ aq simpulkan semua wahana ga cocok untuk aq, aq ga berani mencoba melihatnya aja udh pusing, ada satu wahana yang pengen aq coba istana boneka tapi bejibunnya yang antri membuat aq males ikutan ngantri lagi.
ning milih istirahat kepalanya masih memusing, aq dengan menguatkan diri berkeliling sekali lagi melihat2 wahana yang kira2 aq mampu untuk menikmatinya.
akhirnya aq mencoba rumah miring + rumah yang banyak cerminnya dan yang terakhir aq antri 3 jam hanya untuk nonton film yang kursinya goyang2, demi mengobati rasa keingintahuan aq lakukuan hal tsb, pikir aq ga mungkin aq pusing dan ga sanggup mencoba. tapi bener kata ning pasti aq pusing juga ntar. makanya td ning ga mau ikutan nonton. ning masih pusing dan ogah nyoba2 wahana lagi. aq pun nyesel telah nyoba nonton film dgn kursi goyang2 tsb kerana pusing di kepala aq jadi makin menjadi2.
kesimpulan aq setelah ke dufan
1. aq ga cocok naik wahana2 yang ada di DUFAN
2. aq ga bisa ngalahin rasa takut aq dengan ketinggian terhadap wahana di DUFAN
3. jangan berkunjung ke dufan di hari libur, kerana bakalan merana *antri + berdesak2an*
jelang operasi bis transjakarta berakhir dari ancol kami buru2 ngejar bisnya *tepat usai aq keluar dari ntn film yg kursinya goyang2*
jadi seharian di dufan udah bayar tiket 150 k per orang ning hanya naik 1 wahana, aq hanya 2 wahana semua itu karena kami ga cocok dengan wahana2 tersebut. dan ga akan dua kali kami berkunjung karena setiap melihat wahana tsb kepala aq langsung pusing. rute perjalanan hari ini hanya TMII dan Ancol, ditutup dengan bebek goreng di ujung jalan taman pramuka aq akhiri perjalanan hari ini.

26 Desember 2010
hari ke dua di jakarta
adalah hari terakhir kerana aq mesti melanjutkan ke bandung, jadi aq mesti memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin.
setelah menimbang dan memikir aq putuskan bahwa pagi ini juga langsung ninggalin hotel, demi efisien waktu dan ga bolak-balik ke hotel,smua tas2 langsung aq bawa.bersyukur aq udh print rute *dibuatin temen si bungsu* jadi ga buta arah sma sekali. rute kali ini ke museum mandiri, museum BI, kota tua , monas. lagi2 bis transjakrta adalah transportasi yang aq andelin untuk menjangkau semua t4 tujuan aq.

dari awal aq udah tau klo di bawah jam 9 museum belum buka tapi kerana waktu yang mepet bgt, tetep aja aq mampir untuk sekedar menginjakkan kaki di area museum dan jepret2 dikit. di kota tua pun aq hanya keliling di beberapa bagian aja dan ga pake lama, di benak aq udah mikir rute ke monas dan ke bandung. keliling2 di kota tua merupakan hal baru bagi aq, meski dulu aq pernah sekali ke kota tua tapi hanya sampai gedung pertama di ujung jalan dekat museum. aq suka, aq bisa lebih lama menikmati suasana kota tua yang slama ini aq liat di tv. dan aq baru tau kota tua ga bersih2 amat ternyata banyak juga sampah2 bertebaran.
puas menikmati suasana kota tua aq melanjut ke monas, tgl 26 adalah hari minggu hari libur dan untuk kali pertama juga aq bisa ngeliat car fre daynya jkt, ngeliat siomay yo pink dari bis transjakarta dan merasakan antri berdesak2kan demi naik transjakarta. dari halte busway pasar genjing- ke halte stasiun kota ga begitu antri, tapi dari stasiun kota ke arah monas antrinya lumayan panjang. minggu pagi suasana ga begitu bersahabat langit mendung, nyampe di monas pas hujan, dari pintu gerbang ke monas gerimis, aq terus melangkah ga peduli gerimis nanggung mo balik. saat itu bertepatan dengan kegiatan sepeda santai jadi monas ramai oleh orang2 yang bersepeda dan juga mengunjungi monas. basah kuyup aq, ga da t4 untuk berteduh, bersama orang2 aq ikutan memutari monas untuk mencari pintu masuk ke menara, tapi apa mau di kata kerana begitu banyaknya peminat semua pintu masuk di kunci, aq mau nekat ajah manjat tapi urug coz ning ngelarang licin kwatir aq terjatuh dan kena besi pagar.kecewa sih udah jauh2 datang ga bisa naik ke menara hanya bisa menatap dari kejauhan. menikmati segelas jahe gratisan mampu mengusir dingin dan sepiring pecel khas monas, tak lupa aq ikut periksa gratis tekanan darah yang di adain mahasiswa. hasilnya aq baik2 aja *ga ingat berapa per berapa*

selain langsat + daeng memang t4 yang pengen aq kunjungi adalah kantor detik.com, perjuangan dari monas ke kantor detik.com merana banget. udah antri bisnya luar biasa padat, eh keujanan juga. dari halte busway sekitar monas ke kantor detik berebut dgn orang yg mau ke kebun binatang ragunan. di halte transit matraman antrianya luar biasa mulai dari jembatan paling atas, kurang lebih 45 menitan antri dan berdesak2 an sampai bisa naik bis. tujuan aq adalah kantor detik, info dari si fanabis ga lengkap jadi aq perlu berkali2 DM untuk tau letak kantornya. si fanabis udh bilang klo kantor di hari minggu sepi.niat berkunjung aq tak surut, ga ketemu dengan orang2 detik ga pp yg jelas aq udh pernah mampir mumpung di jakarta. aq juga inget DM fanabis kalo dia bisa ketemuan diantara jam 11 an – jam 3 an, sambil nunggu info lebih lanjut aq istrihat di sekitar jembatan buncit. DM jawaban fanabis lama, aq keburu keujanan baru tau alamat persis kantor detik. di tengah hujan yang menggila aq nekad aja menerabasnya. dan bener2 sunyi kantornya. aq nyaris ga yakin kalo ini kantor detik, hampir aq balik arah, aq urungkan saat aq liat seorang perempuan duduk di depan kantor lagi makan siang. aq sapa dan tanya beberapa hal barulah aq yakin kalo aq ga salah kantor. ada beberapa orang saat itu tapi yg paling ramah hanya mbak2 tsb dan 1 cowok yg nyalain lampu pas aq minta inzin untuk jepret2 dikit. berkat mbak neno (ninik s) aq jadi punya rute dari kantor detik ke stasiun terdekat. kerana hujan ga ada tanda2 berhenti aq mohon diri dgn mbak neno dan nunggu metromini orange no 75 lewat. hujan ga reda2 jadi aq nunggu di dekat rumah makan tepat di depan gedung aldevco di deket2 payung t4 tukang parkir.
dari pasar minggu menuju stasiun hujan ga reda2, bertanya2 sana sini nyampe juga aq di stasiun, pakaian aq basah semua, dengan menahan dingin aq nunggu kereta datang sambil mikir rute yang akan aq jalani. rute yang aq print dari stasiun kota – bogor, bogor – bandung ga punya. dalam hati aq was2 tapi aq nekad aja aq yakin bermodal kemauan dan bertanya aq pasti nyampe tujuan. aq ga tau stasiun apa yg akan aq kunjungi klo naik metromini 75, rute aq udah kacau arahnya aq bingung, ga mungkin aq ke stasiun kota lagi untuk ke bogor.
sambil nunggu metromini aq berpikir, apa mesti aq ke bandung langsung / mampir bogor dulu, naik apa aq ke bandung? kemana mesti beli tiket? naik Xtrans lagi / gimana, aq bingung saat itu, tp ga mungkin cerita ke ning. nitaselliya udh berkali2 nanya kapan aq ke bandung, aq bilang ntar aq kabari lagi. karna aq masih menimbang dan memikir. target aq tgl 27 pagi aq udh di bandung, jadi hari ini aq mesti ngunjungin tempat yang lain. berbekal info dari mbak neno detik.com dan pengennya aq ke bogor, maka aq memutuskan mencoba ke bogor dengan minim info tanpa aq memberitau nitasellya, pas di tanya aq slalu bilang masih di jkt, aq ga mau ngerepotin nita lagi untuk nanya2 info daerah yang akan aq kunjungin. aq juga ga nanya ke warga siapa aja yang ada di bogor yang bisa aq mintain info dan ajak ketemuan, kerna aq tau pasti saatnya ga tepat, hari libur pasti pada berkumpul bareng keluarga jadi ga bisa di mintaiin info.
jakarta… akhirnya aku bisa mewujudkan mimpi manis aq meski ga semuanya
aq gagal ke langsat + daeng memang + nasi goreng lalan
aq ga satupun ke temu temen dunia kata yang aq kenal
aq sadar mungkin waktunya yang ga tepat
trims nitasellya, yulian, fanabis, indahjulie untuk info2nya dan DMnya untuk rute mewujud mimpi manis aq di jakarta
perjalanan kali ini sengaja aq beri judul posting menggelandang
kerana yang aq rasakan saat itu bak orang asing di tempat asing
yang serba meraba2 jika mau berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain
jakarta memang indah dan rame gedung2nya
jakarta memang tak pernah tidur
selalu ada geliat kehidupan di poko2 kotanya
tapi aq ga akan sanggup jika mesti berdomisili untuk selamanya
aq ga sanggup dengan macetnya
aq ga sanggup dengan polusinya
intinya ga cocok tinggal di jakarta
meski begitu aq ga akan kapok untuk berlibur ke jakarta dan mengunjungi obyek wisata lainnya
dan untuk ketemu temen2 dunia kata jika memungkinkan

*rute bogor, bandung, jogya, solo dan surabaya menyusul di posting, dan di surabaya aq bener2 menggelandang dalam arti yg sebenarnya*


kacamata dan kupluk *jilid 4 bagian b*

December 12, 2010

setelah lama mengingat
setelah lama bertanya ke orangnya langsung via DM untuk mastiin lilis ga salah orang
akhirnya bisa juga lilis mulai nulis jilid 4 bagian b ini
jilid wajah2 nyata yang lilis temui di pb2010

hasant..
hasan pake t begitu aq sering yebut *sama dgn didat pake s*
aq kenal sosok yang satu ini hanya di kampung gadjah
namanya familiar di mata aq karena di tret yang ada sering muncul
asli aq ga ingat seperti apa wajah hasant *bukan bermaksud ga sopan panggil nama*
aq udah berteman dgn hasant di fb
tapi ga ingat aq bagaimana rupa wajahnya
aq jarang memperhatikan pic2 yang ada di fb
hanya namanya yang paling familiar di mata aq
hasant…
ga nyangka banget aq bisa ketemu dengannya
jilid 4 adalah posting khusus yang aq tulis sebagai penghargaan betapa aq menghargai teman
setiap teman dunia kata yang telah aq temuin akan aq tulis di jilid 4
rangkaian kata untuk hasant udah aq siapin lama
tapi gegara aq belum dapat izin masalah pic
jadi tertunda mulu dech apdet blognya.
tak mudah mendapatkan jawaban iya…
malam-malam aq DM
minta izin untuk pic nya
aq tunggu lama tak juga ada balesan DM
esok harinya aq cek lagi, tetep aja tak da DM
tengah hari aq cek lagi, tetep aja tak ada balesan
aq pikir hasant pasti sibuk banget
DM aq ga kebaca
tapi… pas aq ngecek TL
aq liat twitt hasant yang baru beberapa menit
oh.. berarti di ga sibuk, buktinya sempat ngetwit
berarti juga dia udah baca DM aq
langsung dech aq ngetwit :
twitt 1 : akan skali lagi bertanya agar ga lg penasaran
twitt 2 : ups… agar segera bisa melanjut jilid 4 *bagian b*
tak lama berselang setelah twitt tsb, eh di jawab DM aq oleh hasant : silahkan *itu jawabnya*

barusan tadi pas aq buat tred di kampung hasant reply
ini kalimatnya : Hehehe mantap. Soal dm itu sebenarnya langsung riple tapi gagal mulu karena soal koneksi.
*kok ga coment sekalin ya di posting ini*

dan aq langsung nyisipin pic berkacamata hitam tersebut di atas dalam postingan aq ini
maunya sih akan aq pasang juga pic "TOP GAN" nya …. *sama2 berkacamata item*
ah.. ga berani minta izinnya
ga inget itu hasil karya siapa dan tetep ga berani minta izin
dan lilis ga berani masang di sini, takut kualat 🙂

untuk melengkap info tentang hasant aq telusuri juga blognya di wordpress *ga bs ngelinknya*
dan aq baca tulisannya tertanggal 2 nopember 2008 tentang 10 hal mengenai hasant
ini tulisan hasant point no 2 yang aq copy dari blognya hasant

"Sepertinya saya seorang pelupa yang akut. Orang yang baru saya kenal, apalagi kalau hanya berbincang sebentar, biasanya akan terlupa namanya lima menit setelah berpisah. Jarang sekali saya bisa mengingat mimpi beberapa menit setelah saya terbangun, hanya ingat bahwa saya mimpi.Saya juga sering lupa hal-hal yang harus saya kerjakan, jadi saya menggunakan fitur pengingat di HP. Masalahnya, saya sering lupa mengisi kalender."

aq baru tau hal tersebut
dan aq jadi ga minder2 amat akhirnya
kerana kenal dengan orang yang ternyata juga seorang pelupa
selama ini aq minder kerana penyakit lupa ingat ini
aq malu kerana ga bisa mengingat nama dan wajah orang2 yang telah aq temuin di pb2010
aq khawatir banget klo di bilang ga menghargai orang *gegara lupa nama+wajahnya*
demi penghargaan aq ke mereka
aq matian2 ngumpulin info tentang semua orang yang telah aq jumpai
dan kali ini aq siapin posting ini untuk hasan pake t
10 hal tentang hasan di blognya membuat aq punya info tentangnya
*berharap ga lupa*

aq ga ingat bagaimana aq awal ketemu hasant pas di pb2010
ga ingat siapa yang ngenalin ke aq
yang aq ingat hasant ga langsing
rambutnya ga banyak
tapi ramah banget ga pelit bicara *keinget si kumis bawah kali pertama ketemu*
yang aq sesali kok ya aq ga punya foto bareng dengan hasant
di pb2010 pertama aq ketemu hasant
saat di pb2010
aq pandang2…
dari ujung kaki – nyampe ujung kepala
maksud hati agar aq ingat
tapi beberapa menit setelahnya aq lupa lagi klo ini hasant
nyaris aq tertukar ingatan antara hasant & risiyanto
2 orang ini membuat aq bingung pas pb2010
tapi aq diem aja, ga nanya2 lagi ke warga coz… udh sering nanya
perlu waktu cukup lama untuk aq mampu ingat wajah + nama hasant pake t dan risiyanto
satu kesamaan di antara mereka adalah keramahan dan senyum tulusnya

risiyanto… pak erte demikan warga menyebutnya *klo ga salah ingat*
pertama ketemu di pb2010
saat aq lagi jaga tas warga yang lagi pada tugas
aq lupa apa ucapan awalnya
tapi aq ingat inti pembicaraan saat itu
pak erte sempet cerita
klo dulu sempat ga percaya klo aq ini bener2 ada
gegara di kampung aq selalu ngomongin enda *ngefans dllnya*
pak erte bilang aq ini paling ga nyata, paling2 kerjaan enda aja *klo ga salah ingat*
kenapa dia berfikir begitu kerana saat itu lagi heboh2nya tentang blogger yang meninggal *lupa siapa*
blogger yang sempat membuat gempar dech
seingat aq blogger yang ga tau kebenarannya *lupa ceritanya*
pak erte nanya aq dari bandung ya? tinggal di bandung ya?
ya ampun…. *aq teriak dalam hati*
lho kok pak erte ga tau aq dari mana? katanya pejabat kampung gadjah kok ga mengenal warganya dgn baik sich, aq kan dari palangka raya, kalimantan tengah 🙂
warga kan banyak… kata pak erte
iya… *tadi juga bercanda, aq kan bukan warga yang berkeahlian khusus jd ga msti di inget*
pak erte….
sebeneranya kenapa sich si kumis lele ga muncul lagi di kampung
ada masalah apa sich? lilis hingga kini ga begitu ngerti alesannya
pak erte cerita, ini seingat aq aja lho
si kumis lele ga muncul lagi karena ada sesuatu….. *lupa lanjutannya, tp inget inti nya*
yang pasti andai ntar pak erte ketemu langsung dengan si kumis lele
pasti akan pak erte ajak untuk kembali gabung di kampung gadjah
kalo lilis mau ngobrol dgn si kumis lele dia ada di….*lupa namanya* jadi admin di sana
aq ngangguk2 aja, ga ah… ga berani kata q
pak erte… kenapa sich sekarang kok banyak nama2 yang aneh di kampung
kok ga kayak dulu….
gimana pak erte ngebedaiinya? klo lilis sich pusing dan sering lupa
lilis yang paling ingat ya si kumis bawah + bunda endhoot dan beberapa nama yang dari dulu ga ganti2
pak erte : paling aq merhatiin dari gaya tulisannya, gaya ngomongnya,ciri khasnya dech klo orang posting, dari situ aku bisa tau, oo… ini akun si a, oo ini akun si b…
dan lilis juga inget saat itu pak erte bersedia ngebantu menjaga tas saat lilis mo ke toilet
pak erte pas ketemu pertama dgn lilis pak erte berkupluk *pokoknya berpenutup kepala*
dan aq baru inget pak erte ternyata berkumis bawah tipis
aslinya pak erte ternyata lembut dan gaya bicaranya bak orang keraton
begitu tertata dan ga grusa-grusu, sering senyum pula
satu hal yang juga aq sesali kok ya aq ga punya pic berdua dengan petinggi kampung gadjah
eh… klo ga salah ingat pas pb2010 aq sempat dech foto bertiga dengan pak erte dan ivo setyadi tepat di depan panggung di tengah keramaian pembukaan pb2010, tapi aq lupa siapa orang yang lilis minta tolong moto saat itu. aq udah berusaha nelusuri fb, dan nanya dengan adam sundana, tapi adam bukan orang yang moto katanya, mau nanya ke kampung, tapi masih mikir nyusun pertanyaannya…
pak erte… lilis akan ke surabaya karena pengen sekali lagi ngobrol dengan pak erte
dan pengen nanya sejauh mana pak erte mengetahui warganya 🙂
sekalin mau nanya juga warga yang di surabaya seberapa dekatnya dengan pak erte
dan tentunya pertanyaan2 lainnya yang akan lebih enak klo ditanyaain langsung

yang q suka dari pic ini adalah lirikan mata si kumis bawah
gaya hasan pake t dan kaca mata mautnya
rambut indahnya deden yang bak iklan shampo
*sudut pandang versi lilis*

*jilid 4 bagian c akan segera menyusul*


wajah2 nyata di PB2010 *jilid 4 bagian a*

November 28, 2010

30 oktober 2010 tlah berlalu
gegap gempita perhelatan heboh t4 berkumpulnya onleners masih segar teringat di benak lilis
begitu ingin aq menuliskan smua yang aq lihat dan alami di hari itu dalam bait2 kata
tapi…waktu yang belum memihak
tapi… satu kelemahan yang menghambat
aq ingat riuh rendahnya suasana saat itu
tapi satu kelemahan aq, aq tak sempurna mengingat wajah + nama orang2 yang aq temui di saat itu
berhari2 aq mencoba mengingatnya
aq gunakan sgala cara
aq buka fb
aq liat pic2 yang aq di tag
aq buka album kawan2 fb yang ada tentang pb2010
aq tanya di tred kampung gadjah akan orang2 yang aq tlah temui *hy suster yg ngejawab
aq minta bantu kerelaan orang2 yang tlah aq temui u/ mengingatkan aq tentang siapa diri mereka
aq mention beberapa orang u/ bertanya langsung *hasan pake t trims udh jawab*
stelah semua cara aq tempuh dan aq mentok
kini.. aq niatkan diri merangkai kata kenangan pb2010 akan wajah2 kawan dunia kata yg tlah nyata q jumpa
dengan sgala keterbatasan ingatan aq
*janji aq di jilid 1-3 pelangi pb2010*

yang paling aq ingat saat hari H pb2010
begitu banyaknya orang yang hadir saat itu, dari berbagai komunitas
fanabis….aka kw selama ini aq kenal lewat dunia kata
aq tau picnya
aq ingat dia berkacamata
aq ingat jambul rambutnya yang khas itu
pertama ngeliatnya pas aq keliling *mencari si kumis bawah* aq ngeliat beberapa orang berkawos ungu
dia sibuk dengan beberapa orang *ga tau ngomong apa*
mau aq tegur aq mikir dulu ntar di kira aq sok kenal
sesaat aq terdiam mikir, kalo ga skr kapan lagi
“fanabis? benar kan ini fanabis? aq inget wajahnya, aq lischantik” sambil ngulurin tangan u/ bersalaman
“iya bener” setelah itu ga inget aq apa yg aq tanyakan lagi *aq kembali ngedarin pandangan nyari2 si kumis bawah*
fanabis.. orang yg ga bosen ngebantu lilis u/ ngejelasin tentang kawos blogdetik *yg aq ga kebagian gegara telat daptar* orang yg berkali2 mention si nagacentil u/ nanyain kawos yg aq pesen
fanabis yang akhirnya ngerelain kawos putihnya *dr sponsor katanya* u/ di kasih ke aq tanpa aq minta, yang q suka kawos ungunya, tapi ga di kasih juga 🙂 padahal aq udh cinta mati dengan warna ungunya
karena kawos ungu tersebut aq pun jadi semangat ikut lomba tereak d stand blogdetik
dengan harapan ada kesempatan u/ aq dapat kawos ungu
sampai kini pun aq masih sempat beberapa kali mention aq selalu menunggu hibah ungu tsb 🙂
fanabis…. orang pertama yang bilang ke aq + mention aq
betapa dia hepi bisa foto bareng aq dia jadi ngerasa sekeren enda si kumis bawah *aq tau hy bercanda*
meski bercanda ga nyangka aja dia ngucap hal tersebut
kaca mata + jambul yang khas dari fanabis lekat di ingatan
pertemuan di pb2010 adalah kali pertama
mendengar suaranya juga kali pertama
fanabis sahabat dunia kata yang aq ingat tanpa aq perlu membolak – balik album di fb
aq ingin bilang aq pun senang mengenal fanabis dan bisa berfoto bareng 🙂
smoga qta masih bisa berjumpa di kesempatan lain.

anny adalah satu teman dunia kata yang juga baru kali ini aq ketemu
ga banyak yang bisa aq ingat kerana ga sampe 15 menit aq dan anny ngobrol
ketemu langsung bersalaman & foto bareng bersama beberapa rekan dblogger yang aq ga ingat namanya
anny & rekan2 dblogger udh pengen buru2 pulang kerana ada yang mau di urusnya
jadi ya hanya foto ini yang aq ingat saat itu
trims anny udah tag foto ini ke lilis

satu sosok yang juga aq baru pertama bersua adalah dengan amriltg
sosok yang aq ga ingat pasti bagaimana awalnya aq kok bisa kenal di dunia kata
yang jelas di timeline aq sering ngeliat twittnya berseliweran
aq juga sering mampir di blognya
aq ngeliat amriltg pas di pb2010 saat dia melintas di meja blogger bekasi
aq langsung kenal karena postur tubuhnya yang di atas rata-rata
wajahnya juga ga asing kerana aq ingat2 lupa pernah ngeliat pic di twiternya & blognya
aq mau langsung nyapa tapi ga bisa *masih jaga tas saat itu*
bersyukur juga pas tengah hari aq bisa ketemu alagi dgn amriltg dan berfoto bareng
ini adalah foto pertama aq yang murni dengan kamera seadanya di hp *bersyukur cukup ok hasilnya*
amriltg ternyata bener2 teramat makmur dan ramah
ga jaim dan sombong meski baru pertama ketemu di dunia nyata
aq terkesan banget dengan gaya bicara dan keramahannya

satu warga kampung gajah yang sempat membuat aq tertukar ingatan adalah tentang anting
aq ingetnya sesosok cowok beranting yang sempat aq berkenalan adalah si adam sundana
tapi begitu aq tanyakan dengan yang bersangkutan via chat di gtalk
ternyata aq salah ingat…
cowok beranting tersebut adalah si ichanx bukan dirinya
padahal aq udh yakin awalnya klo yang beranting tsb adalah si adam sundana
wajah dan telinganya seingat aq bener
tapi ga taunya kok aq salah ingetan
untungnya aq slalu sadar dari awal akan kekurangan aq
makanya aq pasti ngecek ulang kebenaran ingatan aq
tak cukup dengan chat aq pun meyakinkan sekali lagi via mention ke si adam tentang kebenaran tsb
aq ingat terus jawab mentionnya, “telinga adam beda dengan telinga nya si ichanx”
ichanx, namanya aq pernah salah aq sempat mengira ichanx adalah orang yang sama dengan mang ipang
dan nama ichanx = ipang , setelah berjumpa di pb2010 dan di bantu inget oleh beberapa rekan
kini aq yakin ichanx dan mang ipang adalah dua orang yang berbeda
di pb2010 pula aq sempat mengira priyadi orang yg ngebuat heboh tl berhari2 kerana gerakan #priyadingebloglagi adalah mang ipang *baca jilid 3
aq udah berusaha nyari pic ichanx, adam sundana/cukuskumir, mang ipang yang aq punya tapi ge nemu
seingat aq ga ada dech aq foto bareng mereka
lewat chat pula aq jadi tau bahwa adam sundana lah orang yang berbaik hati memoto aq saat bersua dgn si kumis bawah enda, aq inget saat itu aq begitu ngotot minta tolong u/ adam mau memfoto aq pas ketemu enda, jadi foto aq dan enda di jilid 3 adalah hasil jepretnya, adam sundana sempat bilang klo dia udah foto aq dan enda tapi aq tetep minta tolong lagi berkali2, aq yakin dengan ucapannya tapi tetep aja ngeyel minta tolong, adam trims banget ya atas kebaikan kamu, aq punya pic kenangan pb2010 bareng si kumis bawah.

satu hal yang paling aq sesali pas hadir di pb2010 adalah aq ga punya kamera sendiri
jadi terpaksa dech aq minta tolong warga tiap aq pengen berfoto dengan warga laennya
sebenarnya aq malu banget mengucap kata minta tolong u/ hal tersebut
tapi demi sejarah yang ga akan terulang aq tepis rasa itu
andai aq punya kamera sendiri
aq pasti bisa mengabadikan semua hal yang aq pengen di saat itu
aq pasti ga perlu sering minta tolong & merepotkan orang lain
ah.. semua telah berlalu
aq bersyukur pic2 pb2010 tetep aq punya atas kebaikan warga kampung gadjah yang berkenan memotretnya
jilid 4 bagian aq aq cukup kan di sini
ntar jika aq punya pic ichanx, adam & mang ipang aq akan apdet lagi ini postingan

*jilid 4 bagian b : si topi merah nan langsing,si iqo subur + AM nya,lantip, naif al’as + bbrpa wraga
jilid 4 bagian c : masih di rangkai *


pelangi pb2010 *jilid berkumis*

November 9, 2010

30 Oktober 2010
ini salah satu hari isimewa di sejarah perjalanan hidup
bukan hanya kerana gegap gempitanya acara di hari ini
bukan kerana begitu banyak acara di hari ini
tapi karena satu hal
aq menyimpan satu mimpi manis aq
mimpi sederhana
tapi tak sesederhana mewujudkannya
ada aral melintang
dan perlu kenekad an tuk mewujudkannya
hadir di hari ini bukan hal yang mudah *bukan hari libur*
aq pertaruhkan segalanya demi hari ini
satu hari yang bagi sebagian orang tak berarti
tapi bagi aq ini hari sungguh berarti
di hari ini ada beberapa mimpi manis aq yang akan aq wujud
mimpi manis yang bertahun hanya ada di angan-angan
mimpi manis ketemu kawan2 dunia kata *ada di jilid 1, 2, + 4*
mimpi manis akan si kumis bawah enda nasution

kenapa ngefans enda?
kenapa mengidolakan enda?
sejak kapan ngefans enda?
ga nyangka hal2 tersebut masih ditanyakan pas lilis ketemu kawan dunia kata *bunda endhoot+warga*
ada ketak percayaan di mata mereka
mereka perlu penegasan
mereka ingin memastikan
mereka perlu jawaban akan hal tersebut
dan aq hanya tersenyum
ada banyak kata terrangkai di blog gratisan yang aq punya
betapa aq mengagumi
betapa aq ngefans banget
betapa aq mengidolakan
si kumis bawah enda
dari dulu, kini dan selamanya
aq hanya ngefans
aq hanya mengidolakan dan tak lebih dari itu
jika di jagad hiburan ada begitu banyak artis dengan talentanya dan begitu banyak orang menggilainya
tak ada yang salah jika di dunia kata
aq mengidolakan satu orang di antara selebritis dunia kata
aq bukan ilusi
aq bukan pengobral kata
dari dulu…
hingga kini satu kata aq pasti “aq hanya ngefans”

jelang subuh mata ini enggan memejam, jam terasa melambat, aq ingin mentari segera meninggi, aq tak sabar hadir di epicentrum walk, aq pengen melihat idola aq beraksi di bidang yang di kuasaainya *belakangan br tau enda ga da kelas di acara tsb* hal tsb adalah salah satu mimpi manis aq sedari dulu. jam 6 belumlah tepat tapi aq dan bunda endhoot + rombongan udah hadir di epicentrum walk demi bantu2 nyuksessin acara pb2010. perlahan jam berputar dan saat keriuhan itupun di mulai, pesta nya onlainers tlah di mulai. semua dengan aktifitasnya, aq yang tak ada tugas *ngejaga tas* bertanya2 ke bunda endhoot akan beberapa hal termasuk tentang si kumis bawah enda, tapi selalu di jawab bunda “aq ga tau”, dan aq yakin itu jawaban benar adanya karena bunda ga mungkin berkata ga bener. mau nanya yang lainpun pada sibuk dengan tugas2nya di hari H tsb, ga mungkin ngurusin hal remeh seperti yang lilis tanyain. ada juga warga yang nanyain aq udah ketemu belum dengan si kumis bawah *kerana tau salah satu alesan aq ada di pb2010 ya demi ketemu si kumis bawah*, aq bilang belum.
jam terus berputar, bayangan idola tak aq jumpa, sampe2 aq ngetwit di mana posisi si kumis bawah, tapi tak jua aq jumpai jawabannya, acara pembukaan tlah di mulai dan saat itulah baru aq tangkap sosok si kumis bawah, tapi ga mungkin lah aq nyamperin pas acara tsb, ga masuk akal banget hehehehehe
aq pikir mungkin masih ada waktu tersisa untuk Tuhan pertemukan aq dengan idola aq di hari ini, aq berfikir positif aja. tapi… itu ga bertahan lama acara pembukaan telah berlalu dan tetep aja aq ga bisa ketemu si kumis bawah, Tuhan ga ngedengirn doa2 aq kali, sehingga aq ga berhak mewujud mimpi manis aq, sang idola tlah begitu dekat. ada di satu area, tapi kesempatan bertemu bak mencari jarum di tumpukan jerami.
aq udah muter2 di semua temat yang aq pikir si kumis bawah ada di sana, tapi hasilnya sia2, terakhir aq liat si kumis bawah lagi di wawancara di salah satu pojok ruangan *semacam kafe* aq ga ingat nama t4nya yang ingat si kumis bawah berkemeja biru berkawos pb2010, lagi2 ga mungkin lah aq norak nyamperin saat itu, ga mungkin juga aq nunggu di depan pintu/area tsb. jika Tuhan mengizinkan aq mewujud mimpi manis aq, pasti akan ada jalan tuk aq ketemu idola aq.

aq ga ingat pasti jam berapa saat itu yang jelas saat aq ketemu bunda endhoot, bunda nanya apakah aq udah ketemu enda, aq bilang belum, trus bunda ngasih tau klo enda ada di sana *sekitar kerangkeng2, mirip jeruji penjara* tanpa menunggu lama aq langsung melesat mencari di mana enda berada. saat itu klo salah inget enda lagi memfoto orang yang ada di balik jeruji dan ngobrol dengan seseorang,
enda… akhirnya bisa juga lilis ketemu enda lagi *salaman* sulit banget ketemu nya, dari pagi nyari2 enda baru kini ketemu. *hepi ketemu juga si kumis bawah* ngobrol dikit kerana enda udh di telpon dan harus buru2 ke atas kerana dia mo hadir di kelas *ga inget kelas apa*
aq nanya enda akan ada di kelas apa aja, aq pengen bgt liat enda pas ada di kelas dan nyampein materi, enda bilang dia ga ada tugas tsb, dia hadir di kelas sebagai tamu *kata2 tepatnya aq lupa*. enda ngajak foto *aq lupa minta di kirim foto saat itu* aq langsung mengiya kan secara ketemu enda sulit banget, ga mungkin foto bareng idola di lewatin begitu aja. ga banyak yang bisa aq ingat dari pertemuan yang ga nyampe 5 menit tsb, yang pasti di pertemuan ke 2 tsb enda ga irit bicara ga seperti pas ketemu pertama kali di palangka raya tempo hari.
oh ya aq cerita juga klo kemaren aq ketemu istrinya enda yaitu nita yuanita di bandung di ITB, nita ternyata lebih tinggi dari yang terlihat di foto, nita ramah ga pelit bicara kayak enda, lilis seneng bisa ketemu istri enda. kata enda ntar sore nita + gaga mo ke jakarta untuk ketemu enda dan menghabiskan minggu bersama keluarga. *bener2 konsisten sabtu + minggu adalah hari untuk keluarga*. aq tlah ketemu enda, nita yuanita dan aq bilang boleh dong suatu saat aq ketemu anaknya, biar lengkap aq ketemu keluarga idola aq, dan enda hanya tersenyum. sebentar ketemu enda di sing itu cukuplah sudah mengobati rasa penasaran andai aq ketemu enda untuk kedua kalinya. aq sempat minta tolong dengan warga agar mau memfoto aq & enda *aq lupa namanya*, dan sempet2 ngeyel gitu aq minta tolongnya *yang kepikir ini kesempatan langka jd jgn terlewat begitu aja* dan hingga kini aq masih belum inget juga siapa yang memfoto aq saat itu,lilis berterima kasih banget udah mau ngebantu lilis meng abadikan saat itu.

Tuhan ternyata mendengar doa2 aq, jelang pengumuman berhadiah dari acer dll nya, aq liat sang idola duduk di sebelah kanan panggung dan aq di sebalah kiri panggung, pengen nyamperin, soalnya aq kan mo minta tanda tangan si kumis bawah di kawosnya lantip kawos udah aq siapin jauh2 hari aq minta lantip untuk berkenan membawakannya ke pb2010. tapi kerana waktu yang ga memungkinkan jadinya lupa dech lilis minta tanda tangan, acara pembagian hadiah tlah usai dan si kumis bawah + beberapa warga pun tlah pindah posisi duduk di depan panggung, aq berpikir klo aq ga nyamperin si kumis bawah wah bakalan rugi soalnya ga akan mungkin ada waktu terisa, si kumis bawah pasti buru2 pulang begitu acara ini usai.
yang pertama aq tanya saat udah dekat dengan enda, “belum pulang” enda hanya bilang “belum”
terus beberapa hal aq tanyain, mumpung ketemu. aq ga ingat pasti susunan katanya, aq nanya sebenernya sbg apa sih dia hadir di kelas, sbg juri katanya dan enda pun ngejelasin panjang lebar tapi ga satupun yang aq paham dengan baik, aq ga ngerti bidang yang di omongin*lagi2 aq lupa*, satu yang aq ingat dengan baik, saat aq bertanya kenapa enda ga ngeblog lagi? kenapa postingan terakhir kok tertanggal 21 april 2004?
enda : masa sih? aq nulis kok tapi di blog rahasia, yang salah mungkin kamu, tulisan terakhir aq ga tanggal 21 april 2004 kok, aq bilang bener saat aq mampir di blog enda itu yang terlihat. enda nya ketawa ngedengerinnya, aq jadi diem ga nanyaq lagi, aq suslit ngejelasinnya tentang blog enda yang aq ceritakan. enda udah bilang blog nya rahasia, sebagai fans beratnya aq jadi sedih dech ngedengernya. tapi saat itu aq diem aja. obrolan aq + enda bersaing di tengah berisiknya suara musik pas acara penutupan, satu hal yang terlihat perubahannya pas ngobrol di saat itu, enda ga pelit bicara lagi, enda ga asyik dengan bb nya, aq perhatikan hanya 2-3 kali dia berinteraksi dengan bb nya. kemajuan banget ini di mata aq, trims untuk nia *jika bener apa yang diucapin* trims untuk warga yang udah ngebantu nyampaiin pesen hingga enda ga lagi seperti saat pertama lilis ketemu enda. enda saat itu lebih mau berbicara ga pelit kata, ga terkesan berwajah capslock lagi. hepi ga terkira lilis akhirnya bisa ngobrol untuk kali ketiga setelah selama bertahun2 lilis ngefans.
trims banyak untuk warga yang udah berkenan mengabadikan saat lilis ngobrol bareng enda, trims yulian, priyadi dll nya *lupa nama* untuk foto2nya.

satu mimpi manis aq yang hanya cukup ada di mimpi aja adalah narik kumis si kumis bawah enda, aq ga bakalan berani narik kumis nya beneran, takut kualat heheheheeheh

kumis gadjah
si kumis bawah aq tlah ketemu
si kumis bawah aq tlah berfoto
si kumis lele aq belum pernah ketemu
si kumis lale pengen aq ketemu skali aja *slama ini kenal di dunia kata*
si kumis lele baru akhir2 ini aq dapati jejaknya *setelah di approv saat aq folow*
si kumis atas yang aq baru tau tenyata kakak kandungnya bunda endhoot
si kumis atas yang namanya slalu awet muda, pengen dech bisa ngeliat langsung bunda+si kumis atas
3 kumis gadjah yang aq kenal bertahun2 hanya di dunia kata
3 kumis gadjah, baru si kumis bawah ajah yang aq tlah bersua
hari ini di pb2010…
ada banyak kumis gadjah laennya
selaen 3 kumis gadjah yang telah aq kenal
ada satu kumis gadjah baru, yang berkesan *kumis budizainer*
si kumis yang terakhir akan ada ada di kategori kumis gadjah di blog ini
ini bukan tak sopan + bermaksud tak baik *pernah di posting*
tapi ini lah cara aq menghargai seseorang dari sudut pandang aq


satu yang ga terlupakan di pb2010
namanya menghiasi TL aq berminggu2 lamanya
namanya menggegerkan TL di semua waktu yang ada
bermacam janji akan di lakukan orang jika dia sampe ngeblog lagi
priyadi… priyadi iman nurcahyo itu nama lengkapnya yang aq tau dari blognya
aq penasaran sosok seperti apa sih priyadi itu
aq hanya kenal tulisannya itupun hanya sekilas2 membaca *ga begitu paham yang di bahasnya*
yang aq ingat di tiap postingan priyadi pasti yang coment banyak banget
bunda… priyadi itu apakah akan datang di pb2010 ini? itu tanya aq ke bunda,
bunda : iya dan dia ada kok tadi di sini, kamu belum kenal ya. itu dia yang berkaos putih2 item
aq : belum bunda
bunda langsung ngajak aq ke arah di mana ada priyadi dan aq di kenalin ke priyadi
kaget… itu respon pertama aq saat ketemu priyadi
aq ga percaya di depan aq priyadi
perlu 2-3 kali kenalan aq dengan priyadi
berkali2 aq tanya apa bener ini priyadi
tak lupa aq nanya : kenapa ga ngeblog lagi
priyadi bilang : malas
setelah itu aq ga nanya lagi
aq kembali masitiin apa benar ini priyadi
priyadi : bukan… ini palsu heheheeheheh *bisa juga dia bercanda, bosan di tanyaan kali heheheh*
mumpung ketemu dengan si priyadi yang menghebohkan itu
maka minta tolonglah aq dengan warga untuk mengabadikannya
kesan pertama ketemu priyadi, yang pasti orangya ga pelit bicara
aq hampir tertukar ingatan antara priyadi dang mang ipang
meski siang udah kenalan tapi pas malam ketemu lagi di starbak
aq ga ingat kalo dia adalah priyadi padahal priyadi masih memakai kaos yang sama
yang aq ingat kaca mata nya aja
di ingatan aq kaca mata priyadi + mang ipang sama
aq ingat saat itu priyadi berbaik hati memfoto aq da warga *ga ingat namanya* di starbak
priyadi juga ngenalin anak dan istrinya
tapi aq kok ya lupa untuk nanya ulang nama priyadi
aq ingatnya dia mang ipang, setelah ada orang yang manggil namanya
baru dech aq tau klo dari tadi aq salah orang…. *yg paling aq ingat hanya bunda endhoot + enda*
priyadi… orang yang ngeblog lagi gegara keluarganya ikutan mempertanyakan
priyadi… sosok yang mampu menggerakkan segitu banyaknya orang untuk rela berbuat apa aja
asalakan dia nge blog lagi, tapi kini setelah priyadi ngeblog lagi belum satupun aq nemuin perwujudan dari apa yang kemaren2 di tulis, yang paling aq ingin kan adalah melihat ssetiawan memakai rok sesuai dengan tulisan yang ada di TL tempo hari , terlepas siapa yang nulisnya, meski aq tau dunia bakalan kiamat dech klo itu terjadi heheheheeh
tapi ga da salah nya kan berharap, kerana hal ini termasuk rangkaian dari perwujudan mimpi manis aq

jilid 3 tlah aq rangkai
jilid 3 tlah tertulis
aq hanya menyisa 2 jilid
jilid 4 tentang warga kampung gadjah di hari H pb2010 *tawa canda duka dari pgi – nyaris tengah malam*
dan tentang teman dunia kata laennya
jilid 5 tentang warna warni pb2010 dari kaca mata aq


pelangi pb2010 *jilid 2*

November 4, 2010

Bandung, 29 Oktober 2010
Dengan menahan dinginnya air bandung yang tiada terkira, lilis ambil air wudhu dan menjalankan ajaran agama lilis di jelang pagi. Semalaman lilis tak nyenyak tidur, terbayang aja perjalanan ke jakarta yang di rencanakan berkereta api. Kereta api selama ini lilis hanya liat di tv + pic2 aja, ga pernah kebayang klo akhirnya ntar akan naik kereta api. Sampai terbawa ke mimpi naik kereta api. Naik kereta api adalah salah satu #mimpimanisaq yang akan lilis wujudkan. Jauh2 hari lilis tlah menyusun semua mimpi manis lilis .
Bukan hanya kerana kereta api, tapi semalaman lilis juga mikir bagaimana ntar nginep di jakarta, lilis belum mendapat kepastian t4 untuk menginap. Udah pernah nanya rara, lewat sms + email secara detail permasalahan lilis, lama rara ga ngebalas, lilis sih berfikir dia lagi sibuk untuk pb2010. Kerana ga sabarnya akhirnya lilis chat nanya langsung, kata dia sih tenang aja ga perlu cemas, ntar akan di bantu, tapi hati ini cemas luar biasa, akhirnya nanya dech dengan teman di komunitas lain *anny* apakah boleh klo lilis ntar nginep di rumahnya klo lilis ke jakarta unduk menghadiri pb2010, anny bilang boleh, barulah saat itu lilis tenang.
Satu hal juga yang membuat ga nyenyak tidur, ntar di pb2010 ketemu ga ya dengan si kumis bawah enda, ada banyak hal yang pengen di tanyain, secara pas ketemu kali pertama enda asyik dengan bb nya mulu & pelit bicara *search aj di blog ini, ada kok postingannya*. Si kumis bawah orang yang paling pengen lilis ketemu pas pb2010, pengen banget dech pokoknya, secara bertahun2 ngefans enda mumpung berkesempatan berada di satu lokasi acara, kenapa tidak lilis berusaha ketemu sang idola. Lilis kepikiran juga ntar gimana yach tanggepan warga + temen2 dunia kata jika ketemu langsung dengan lilis, coz selama ini hanya kenal di dunia kata saja lewat pic2 + tulisan.
Mentari kian meninggi, meski airnya sedingin es bagi lilis, lilis harus mandi, coz pagi ini kejakarta berkereta api bareng bunda endhoot, nitasellya, adeanom + edi. Persiapan tlah beres, lilis + nitasellya siap menuju stasiun, tapi sebelumnya nitasellya mesti nganterin cuciannya ke tukang cuci, maka jadilah dengan pakaian yang necis + wangi parfum kami jalan kaki dari gang swadaya di jalan ciampelas ke ujung jalan menuju arah setia budi *ga ingat jaraknya* yang pasti lumayan jauh, lumayan cape, dan ternyata laundry nya masih tutup, lilis nunggu dulu di pinggir jalan, nitasellya ngecek ke t4 lainnya di seberang jalan, selagi menunggu, melintaslah cewek imut mungil menenteng cucian dan payung dengan pandangan lurus kedepan, lilis serasa kenal tapi ga sempat negur coz dia melaju bak ngejar sesuatu, tak berama lama si cewek tsb lewat lagi tapi kali ini bareng nitasellya, dan barualah lilis tau itu cewek si ratri / kimi. *pantes aja serasa kenal* lilis ber-say2 hello bentar, ratri buru2, kami pun buru2 mesti ke stasiun, angkot adalah transportasi setia pilihan kami *ekonomis+praktis*
Ini stasiunnya? Tanya lilis ke nitasellya, wow… luas & cukup bersih juga ini stasiun, saat tiba udah pengan dech rasanya foto2 tapi ga enak minta tolong difotoin ama nitasellya, jadilah hanya memandang dan mengabadikan suasana stasius dalam ingatan lilis aja. Di dalam stasiun ternyata udah ada si anom duduk manis di bangku tunggu pembelian tiket, jadilah kami bertiga ngobrol sembari nunggu bunda endhoot + edi. Edi datang dengan wajah yang kuyu kerana ga tidur semalaman *nyelesein kerjaan katanya*, ada yang beda dari penampilannya, semalam ketemu itu rambut janggutnya perasaan ga sepirang pagi ini, usut punya usut, pagi2 sekali edi mewarnainya, ingin tampail beda di pb2010.

Lilis, nitasellya + anom belum sempat sarapan, dan sepakat nyari makanan, tapi edi masih asyik nelpon bergontai-ganti gaya nerima telponnya *kadang bersandar, mondar-mandir, diam* kami mau langsung berangkat tapi mikir sapa yang jaga tas2 kami, mau dibawa cukup repot, kami putuskan nunggu edi selesai nelpon, cukup lama juga dia terima telpon. Edi belum sarapan, barang bawaan di bawa sendiri2, lontong sayur dan segelas teh anget menu yang kami pilih di pojok stasiun dekat pingir jalan, andai ada susu coklat anget pasti lilis akan milih itu sebagai minuman penghangat pagi, sayangnya ga ada. Hanya sayur+ lontong yang lilis makan, telornya lilis ga begitu selera pagi itu, nitasellya lah yang membantu menghabiskannya. Dan Edi adalah boss nya yang ngebayarin semua makanan kami. Hanya ucapan trima kasih yang kami punya. *hore ditraktir*
Bunda endhoot datang dianterin ojek setianya, dengan tas merah cukup besar yang berisi oleh2 untuk si dimas *lilis saat itu ga tau siapa dia*, lengkap sudah rombongan kecil kami, dan siap berangkat ke jakarta. Itu kali pertama lilis ke stasiun dan melihat kereta api, nitasellya sich udah nawarin untuk lilis berkeliling2 ato foto2 tapi lilis belum sempat menjalankan nasehatnya, kereta udah hampir berangkat, melayanglah mengabadikan kenangan pertama di stasiun bandung. Dengan terburu2 bunda membeli makanan cepat saji coz ga sempat sarapan. Lilis & nitasellya mampir ke toilet dulu *pengen tau toilet stasiun*.
Kereta api bener2 panjang, kursinya ada yang saling berhadapan, tapi ada juga yang ga, perasaan lilis langsung ga nyaman tuh saat berada di dalam kereta api, khwatir mabuk. Lilis + bunda sebangku berhadapan dengan nitasellya + anom, si edi duduk sendiri dengan orang asing yang kami tau. Kereta melaju, dan 1 antimo buru2 lilis telen, bunda endhoot membuka makananya, aroma makanan membuat lilis rada pusing, buru2 minyak kayu putih lilis ambil tuk menetralisir aroma yang ada. Semakin lama kereta berjalan, lilis cukup bisa beradabtasi, ternyata enak juga naik kereta sama seperti naik bis aja, hanya membuat lilis kaget adalah bunyi semacam sirene/klakson kalo di mobil, setiap itu berbunyi jantung ini berdegub kenceng banget, kaget, takut. Panas… ada kipas angin tapi ga bisa nyala, jendela sih udah di buka, terpaksa dech kipas2 sendiri pake kipas lipat, inilah hal yang membuat lilis rada pusing, kepanasan dan aroma2 yang campur aduk, sempat tercium asap nikotin dari arah belakang dan buru2 masker kain lilis pasang dengan di semprot pewangi dulu.
Tanpa disadari kawos yang lilis pake sama dengan yang di pake bunda endhoot yaitu kawos abu2 nya kampung gadjah, celana yang kami kenakan pun mempunyai warna yang senada, bunda kaget.. dan berniat akan ganti celana ntar. Hanya ada 1 kenangan foto di kereta api yaitu foto lilis dengan bunda endhoot saat duduk di kursi kereta api. Si edi terlelap sepanjang perjalanan, dan nitaselya usil banget mengabadikannya dalam beberapa foto. Bunda endhoot, anom, nitasellya terkadang asyik dengan dengan bb/hape nya, lilis asyik memperhatikan sepanjang perjalanan sembari terkadang ngetwit keadaan lilis. Yang paling lilis takutkan adalah saat melewati terowongan, kata bunda itu menembus perut gunung, di luar bagai malam, gelap gulita, lilis berdiam takut, ga karuan perasaan ini, khawatir kenapa2.
Nitasellya nanya “ntar lilis nginep di mana akhirnya?” “ Di tempat temen di lebak bulus” kata lilis, “wah itu jauh banget lilis” ujar nitasellya, lilis kaget bin bingung, waduh gimana ini, akhirnya lilis nanya bunda, dan diizinkan nginep di t4 bunda. Alhamdulilah lilis jadi semakin tenang sekarang. Rencananya ntar pas nyampai di jakarta akan di jemput oleh si dimas, makanya kami menyusun rencana untuk sekalian mampir ke masjid istiqlal, anom akan sholat jumat dan kami mau melihat2 suasana sekalian berfoto2, lilis kan ga pernah, bunda endhoot juga ga pernah katanya *klo ga salah inget* tapi semua rencana itu hancur berantakan, dimas ga bisa jemput, jadi kami naik taksi mulai dari stasiun gambir sampe di apertemen semanggi yang di slipi, untuk menyimpan tas2 dan cuci muka, agar nampak fresh pas ketemu warga kampung gadjah. Edi + anom langsung menuju epicentrum walk, jadi hanya lilis, nitasellya + bunda yang mampir ke aperteman.
Sepanjang perjalanan ke apertemen + epicentrum walk, lilis hanya berharap ga macet, seperti yang sering muncul di berita2 tv. Pertama menjejakkan kaki di epicentrum walk, biasa aja, suasana gedungnya sama dengan gedung2 kebanyakan yang pernah lilis kunjungi, emang sih terlihat lebih mewah dan elegan. Taksi dibayarin bunda endhoot, kami nebeng, trims bunda endhoot….
Jam 2 an, 29 oktober 2010
Starbucks coffee, itulah tempat warga sedang ngumpul sore itu untuk persiapan pb2010. Starbak *lebih suka bgini lilis nulisnya* tlah di depan mata, penuh sesak terlihat pengunjungnya, kaki melangkah mengikuti bunda endhoot + nitasellya, sekilas mata mendang sekeliling, hanya edi + anom dan heny yang lilis kenal di lantai bawah, di lantai atas hanya rara yang lilis kenal, anom + edi duduk diam dan melempar senyum sapa, yang lainnya asyik dengan kegiatannya masing2 dan sebagian langsung menyambut bunda endhoot + nitasellya, lilis tiba2 ngerasa asing di sana, dan berfikir wah lilis tlah salah dengan dateng ke sini, si rara yang lilis udah pernah ketemu aja pas bertatapn mata di lantai bawah hanya diam aja, si ssetiawan lilis ga inget ekspresinya saat itu, yang pasti si ssetiawan ngucapin met ketemu lagi, Tapi rasa gamang itu ga berlangsung lama, lilis ga ingat awalnya yang pasti pas di lantai bawah di kenalin dengan si zipeng dan beberapa orang laennya *ga inget namanya* dan orang2 yang di lantai atas sebagian turun untuk nyambut kami dan ngenalin diri, sebagian tetep asyik dengan kegiatanya. Usai berbasa basi di bawah kami di ajak ke lantai atas aja.
Oleh2 yang di bawa bunda untuk dimas dari seseorang di bandung *sampai kini lilis ga tau namanya* langsung di buka dan di serbu rame2 oleh yang ada pada saat itu, begitu pun dengan beberapa cemilan dari warga yang di bawa bunda *kacang pedes dari jhon chendra, kripik tempe dari malang* beberapa orang sibuk menikmati makanan, dan membagi makanan *ke temen2 di bawah+pegawai starbak* lilis duduk manis bersama bunda endhoot + edi + anom, dan beradaptasi dengan suasana yang masih terasa asing. Rara sempat sich ngenalin beberapa orang anak2 Angin Mamiri *hanya ingat iko aja, yg lain lilis lupa namanya* dan rara barulah sat itu menyapa, sekalian mencarikan piring + garpu + pisau untuk mengiris kue. Dalam sekejap kue itupun tlah ludes, lilis ga tau nama kuenya, yang pasti sulit untuk makan kue tsb jika ga ada sendoknya. Si anomlah yang pertama kali menggunakan garpu untuk memakan kue tsb, lalu di ikuti si edi dan yang lain. Tak ada rotan akar pun jadi. Tak ada sendok garpu pun jadi hehehheeh. Si dimas sebagai sang pemilik kue hanya sempat nyicipin dikit aja, dia asyik nelpon orang yang ngasih kue *nebak2 aj* begitu dia datang kembali kue2 tlah lenyap tak bersisa. *ooo.. itu tho si dimas yang gagal ngejemput kami dari bandung*
Si nitasellya sibuk ngurus kids corner *t4 untuk anak2 kecil* sedari datang dia udah lansung sibuk sana sini nemuin orang2 yang berkaitan. Semua yang ada di lantai atas sibuk dgn aktifitasnya, ngobrol hanya sesekali aja, waktu terus bergulir, aq hanya memperhatikan kesibukan orang2 tersebut, tanpa tau apa yang mesti di bantu, rara dkk ngadain rapat di lantai bawah, anak2 idgmail yang lain sibuk dengan tugas2nya. Silih berganti orang2 datang, dan berkenalan bentar tuk kembali lagi dgn aktifitasnya. Waktu yang singkat itu lilis masih ga begitu ingat siapa aja orang yang udah lilis berkenalan. Yang pasti tiap ada yang datang, kalo ga mereka yang menyapa duluan ya pastinya lilis yang bertanya, pengen tau namanya. Ada saat yang membinggukan di mata lilis, saat di mana rara dkk terlihat begitu serius ngebahas beberapa hal, lilis ga berani nimbrung coz.. sadar pasti ga kan ngerti juga apa yang di bahas. Diam, melihat, mendengar dan mengamati semua kesibukan pra pb2010.
Waktu terus merambat, semakin malam kesibukan kian terlihat, warga yang datang kian banyak, tas2 dan gelas2 minuman bercampur baur dengan kertas2 dan makanan ringan, tergelatak di meja lantai atas, ada satu saat di tengah kesendirian itu, lilis sempat ikutan bunda endhoot & suster ke lantai atas untuk ngecek lokasi yang akan di jadikan ruang kelas pas pb2010 sekalian mampir ke salon untuk bertanya beberapa hal, dan mampir ke BCA untuk suster ngecek buku tabungannya yang udah lama ga di print *ke asyikan ber-atm, belum tertarik m-banking*, sesekali juga lilis ke toko di lantai bawah untuk sekedar beli minuman yang di starbak ga ada. Ada kala muter2 ngeliat suasana di epicentrum untuk persiapan besok, ngeliat penyusunan kursi, pengesetan panggung, kesibukan di booth2 yang ada di area panggung utama,melihat kesibukan orang berlalu lalang.
Hal paling membuat lilis panik adalah saat tiba waktu sholat, lilis tanya rara, rara ga tau dia nyaranin tanya ke resepsionis, dan itu lilis jalankan. Ternyata ada di lantai lima mushola tersebut. Lilis kaget luar biasa pas nyampe di mushola, untuk gedung semegah itu, musholanya kecil banget, lelaki & perempuan emang di pisah, tapi perlengkapannya sangat minim, hanya ada satu sajadah + sepasang mukena di ruang sholat perempuan, dan itupun kualitasnya ga baik. Ya ampun…. betapa ga menghargainya pengelola gedung epicentrum dengan hal tersebut. Gedung yang megah dan ber-AC, hanya memasang kipas angin dimushola, diskriminasi bgt terhadap t4 ibadah agama lilis. Memang benar gedung tsb belum 100 % jadi penataannya, tapi ga ada itikat baik untuk sekedar memasang karpet di lantai mushola, padahal besok paginya akan hadir 1500 orang yang tentunya ada yang beragama islam. Kecewa….
Ada banyak orang yang udah lilis temuin sejak dari jam 2 an hingga malam menjelang, tapi lagi2 ini otak tak kuasa tuk mengingatnya, di benak lilis yang paling lilis ingat dari anak2 idgmail adalah bunda endhoot + si kumis bawah enda nasution aja. Kadang lilis kenal nama saat di kampung tapi pas ketemu orangnya langsung malah jadi lupa namanya, ingat wajahnya aja, tapi kadang juga ingat wajah lupa nama di kampung. Intinya malam itu lilis matian2 nginget nama + wajah tapi gagal total deh. Orang2 yang baru lilis kenal, tak berapa lama ya udah lupa lagi. Jadi klo lilis ada perlu ya langsung lilis samperin aja dan kadang colek2 dikit coz ga tau namanya.
Ada satu hal lucu bin unik di mata lilis, pertama ketemu isma, kaget luar biasa ternyata si isma laki2, berkumis pula, berkacamata, sungguh di luar perkiraan lilis, selama ini lilis hanya kenal nama aja di kampung, tanpa pernah sekalipun melihat pic2nya.
Sebelum magrib, lilis, edi & isma di ajak nitasellya untuk mencari makan, “qta cari makan yuk tapi di luar aja yang lebih merakyat dengan isi dompet” anom lah sang penunjuk jalan coz ternyata anom udah duluan makan. Nama makannya lilis lupa, yang lilis inget anomlah yang membayarnya dan ntar kami menggantinya untuk memudahkan perhitungan bagi pemilik warung wakan, agar ga repot2 memberi kembalian. Celakanya sampai lilis pulang lilis ga inget membayarnya. Dan bersyukur ada akun twitternya maka langsung lilis mention aja *mo DM kayaknya anom ga follow lilis, jd kwatir gagal DM nya* dan anom belum membalasnya. *jadi ga tenang, terbayang utang hehehehe*
Aura ketegangan, menyergap warga id-gmail, saat dian ina mengumpulkan kami semua di lantai atas, dan dian ina mulai dengan petuah2nya dan ngecek kesiapan para koordinator volenter + volenternya. Semua orang di absen + di tanyai udah dapat jatah tugas belum. Nah disinilah hal yang menegangkan buat lilis, mendengar penjelasan dian ina yang panjang lebar, dan tugas berat yang akan di tanggung oleh volenter,lilis mikirnya gini… waduh ada ga ya kesempatan untuk ketemu si kumis bawah? *sampai malam itu belum tau si kumis bawah akan ada di mana, semua orang yang lilis tanya jawabnya ga tau*. Setelah di cek ternyata hanya edi & lilis yang belum kebagian tugas, edi ikut grupnya anom, lilis milih ikut bunda endhoot kerana mendengar bahwa kami akan berada di area pintu masuk, jadi kemungkinan memperhatikan setiap orang yang lewat banyak & lilis kenalnya hanya dengan bunda endhoot yg paling nyaman. Yang lain masih terasa asing kerana baru ketemu.
Kalimat dian ina yang paling lilis ingat, “kalo belum jam 12, ga boleh ada yang duluan ngambil makanan, keculai orang tersebut udah mau mati” begitu kerasnya ucapn dian ina, mengisyaratkan kepada kami semua betapa kami harus profesional dengan tugas yang di percayakan. ga boleh main2 ato setengah hati *di sinilah lilis pecah konsentasi, antara tugas & mewujud #mimpimanisaq akan si kumis bawah* terpikir aja, bisa ga ya besok ketemu, sampai2 ada yg ngolok2 lilis nih jadi tamu aja dech agar bisa memantau enda dimanpun berada. Tapi itu hanya sesaat… melihat semangat warga yang membara demi suksesnya pb2010, lilis bertekad akan bener2 jadi volenter yang profesional, tak mau lilis nama baik rara dkk & warga tercoreng jika pb2010 ga berjalan sesui rencana.
Malam itu malam terakhir sebelum hari H pb2010
Malam menegangkan bagi semua warga
Malam penuh kelelahan yang tak terkira tuk rara dkk *berbulan2 ngurusin pb2010*
Aq liat kobar semangat 45 di mata tiap warga
Aq liat semangat tuk membuat pb2010 sebaik mungkin
Pb2010 ada berbagai elemen yang terlibat
Sesuai dengan porsi dan tugasnya
Tapi di mata aq
Rara dkk lah yang paling berjuang untuk mensukseskan acara tsb
Aq liat gurat kelelahan di mata rara dkk *heny, zipeng, masset* tapi semangat 45 itu tak meluntur
Orang2 Yang lilis ingat di hari jumat sore 29 oktober 2010-11-04 *bundah endhoot, edi, nitasellya, dan anom ga akan lilis deskrisikan lag*
1. Lu zipeng : yang jelas bukan orang jawa, murah senyum, putih khas keturunan, mata rada sipit.
2. Maseet : masih sama seperti saat pertama ketemu di blogshop banjarmasin, langsing, celana gombrang menyapu lantai, sandal jepit hitem kebesaran. Baju kaos putih, rambut di iket, wajah kelelahan.
3. Henny : sibuk dengan urusannya yang super banyak
4. Rara : berkaos dan bercelan pendek, rambut diurai dan tetep aja berpostur makmur, hanya aja wajah kuyu dan terliat kelelahan yag luar biasa
5. Dria : berambut pendek, membawa payung, dan rumahnya di sekitar epicentrum
6. Acha : berbaju putih berhiaskan warna hitam, tas rada coklat campur kehijau2 an, berkumis dikit di dagunya, putih, terlihat rapi, sering terlihat asyik mengunjungi kampung setiap saat, berhaha hihi sendiri jadinya
7. Starchie : orang pertama yang lilis pernah kopdar dari dunia kata *bareng pito*, begitu di kenalin bunda lilis heran, ga ingat dia siapa, di mata lilis dia makin gemuk aja, dulu langsing, bawa 1 buku yang lilis ga ingat judulnya, sok sibuk bgt dia saat itu, setengah mati lilis nginget namanya, orangnya serius bgt sekarang, ga senyum sama sekali, terkesan cenderung angkuh deh pas pertama ketemu lagi sejak bertahun2 yang lalu. Keras dan tegas itu yang aq liat di matanya.
8. Dian ina : berbaju berbunga2, berkacamata, keras, disiplin, anti senyum klo lagi ngejelasin.
9. Mahen : berbaju batik, bersepatu item, jaim, menomor satukan penampilan *berhati2 bgt klo duduk, seakan2 kwatir bajunya kusut*
10. Dimas : berbaju lengan panjang putih bergaris2, rambut rada panjang, ramah, membatalakn menjemput bunda endhoot dkk
11. Tonyer : 100 % lilis kenal karena sesuai dengan yang ada di fotonya, dia pula yang pertama negur lilis dan tau lilis.
12. Budizainer : ternyata berkumis juga, irit bicara, jaga imej
13. Suster : pake baju warna biru tua, jeans, begitu dateng rambut masih kucel, sore2 kabur ke salon untuk cuci blow. “cuman 3 ribu koq..” itu yg sering di ucap saat nawarin stiker kampung gadjah
14. …. *lilis lupa nama nya, ntar akan lilis apdet tiap lilis udah ingat, maaf jika kalian udah berkenalan dengan lilis tapi namanya belum lilis tulis di sini*
Jam 23 lewat baru pulang dari epicentrum, kerana jam 10 an malam baru bisa ngecek sound system, dan mengecek terakhir kalinya semua t4 yang besok akan di gunakan untuk kegiatan pb2010. Lilis, nitasellya + bunda enhoot bertaksi ria ke apertemen *apertemen si kumis atas/masbro nya bunda* sedangkan edi,anom + bernard di anterin oleh si budizainer. Sampai di apertemen lilis mandi trus sholat, baru deh persiapan istirahat, nitasellya melapar makanya di bikin buburq. Bunda endhoot sebagai tuan rumah rela memasakkan 4 bungkus mie rebus. Tapi pas mie udah masak yang lain udah pada ketiduran, jadi hanya bunda + bernard yang makan, lilis nyicipin aja dikit *syart agar ga kepohonan (kepercayaan di t4 lilis)*, aroma enaknya mie rebus membuat anom terbangun dan meyerbu mie nya bunda *cerita bunda esok harinya* semua telah mengambil posisi tidur, cowok2 di ruang tamu *anom di kursi besar, bernard+ edi nggelar kasur di lantai, cewek2 di kmar utama* semua terlelap tapi bunda masih ayik dengan leptopnya, bunda adalah orang yang paling terakhir masuk kamar. Dan begitu bunda bersiap tidur, lilis pun dengan tenang baru bisa memajakan mata.
Sebai do2 di panjat sebelum menjemput alam mimpi
Tuhan….
Besok adalah pb2010 sukseskanlah acara esok hari
Mudahkanlah kami warga kampung gadjah
Membantu sekuat tenaga demi nama baik rara dkk dan nama pb2010
Berikanlan lilis kesempatan mewujud #mimpimanisaq akan si kumis bawah enda
Berikanlah lilis kesempatan tuk bersua dengan temen2 dunia kata lebih banyak lagi
Tuhan…
Mudahkanlah lilis mengingat setiap orang yang lilis temui dalam pb2010
Agar bertambahlah ingatan lilis *ga hanya bunda endhot + si kumis bawah enda*

Itulah sepenggal kisah jelang pb2010 yang kan selalu lilis ingat
*gambaran jilid selanjutnya*
jilid 3 : tentang hari H pb2010 + obrolon dgn si kumis bawah + warga berbau2 kumis *si budizainer dll, jg tentang ketakpercayaan aq bahwa priyadi bener itu orangnya*
jilid 4 : kawan2 dunia kata *blogdetik, blogfam, AM, idgmail, dll*
Jilid 5 : pandangan aq tentang pra + pasca pb
*semua tulisan adalah sudut pandang lilis*


pelangi pb2010 (jilid 1- *praPb*)

November 3, 2010

26 oktober 2010 pagi

izin di ucap
dan dengan segala konsekuensinya memulai mewujud mimpi manis aq
08.00 q minta orang nganterin ke pelabuhan spit…
1,5 jam perjalanan ke kotaringin dari t4 q
tuhan memudahkan aq
begitu aq datang spit langsung berangkat *biasanya nunggu berjam2*
air dalam *pasang* 1 jam 15 menit perjalanan ke p.bun kota manis *lupa singkatannya*
jam 16.00 meluncur ke palangka raya kota cantik *lupa singkatannya*

rabu 27 oktober 2010 jelang subuh

jam 02.00 tiba di palangka raya *bersyukur pintu rusunawa adik q ga di kunci*
istirahat…
jam 11 tepat di anterin tetangga ke bandara tjilik riwut
14.05 jadwal di tiket udh menuju jakarta
tapi apa daya ternyata ada kendala teknis makanya kurang lebih 1,5 jam berikutnya baru menuju jakarta
trims petugas kesehatan di bandara yang udah ngijinkan lilis duduk manis di ruangnya selama nunggu penerbangan *ngisi bateri hp & laptop*
lilis ga inget pasti jam berapa menuju jakarta yang lilis inget nyampe jakarta pas waktu mentari tak lagi bertahta di singgasananya, dan bintang bermunculan meski masih malu2
aq ga tau mesti menuju kemana dulu saat tiba di jakarta *ga pernah sendirian ke di bandara soekarno hatta*
meski udah nyari2 info di dunia kata, tetep aja deg2 an sebenernya
yang lilis syukuri jauh hari sejak lilis berniat mewujud mimpi manis lilis akan pb2010
nitasellya orang yang lilis kenal pasca lilis ketemu enda kali pertama
dia pulalah yang ngijinkan lilis nginap di kosnya jika lilis di bandung
tapi tidak jika ke jakarta coz ga nyaman dengan keluarganya

hanya lewat sms & twit aq komunikasi dgn nitasellya
petunjuk nitasellya…
aq mesti naik Xtrans ke bandung
dan letak XTrans di bandara pun aq di kasih tau
tapi dasar aq yang asing dengan bandara soetta
sempat mondar-mandir dari 1A,1B dan sekitarnya aq ga ingat dan bertanya ke sana sini
sempat terlihat primajasa & cipaganti tapi ga memutuskan memilihnya
karena petunjuk nita Xtrans bukan yang laen
barulah akhirnya nemu t4 di mana aq bisa beli tiket untuk ke bandung bersama XTrans
ya ampun bodohnya aq ternyata tepat di pojok pintu kedatangan itu XTrans nangkring
bingungnya aq di tanya mau ke daerah mana di bandung
aq lupa nanya nitasellya untuk hal tsb, akhirnya aq bilang ke penjaga tiketnya “sebentar lilis liat alamatnya dulu” padahal saat itu lilis baru sms nitasellya menanyakan tujuan di bandung
ciampelas begitulah akhirnya yang aq sampiin *sulit bgt nyebutnya*
panik bgt aq meliat mobilnya yang ga segede bis
kawatir aq mabuk apalagi kalo penumpangnya penuh
bersyukurnya ternyata penumpangnya ga banyak
2 perempuan *aq + 1 cewek lg* 3 cowok total hanya 5 penumpang ajah
satu hal yang aq syukuri 3 kursi aq duduk sendiri jadinya bisa tidur selama perjalanan ke bandung
aq tak mampu lagi menikmati gemerlapnya lampu kota jakarta – bandung selama perjalanan
perjalanan dari kemaren membuat aq terlelap di tambah 1 antimo
sms nitasellya tak henti datang nanya di mana posisi aq kini
aq lebih sring bilang ga tau,sebentar aq liat keluar dulu *ga ingat daerah apa*
puncak kepanikan aq saat nitasellya tau klo XTrans ga berhenti di t4 yang di kiranya *aq lupa daerah mana*
aq tanya sopir, eh malah kata sopirnya aq yang mesti nyamperin ke t4 di mana nitasellya ada
aq bilang iya.. *dalam hati panik bgt*
bersyukurnya begitu aq turun dari XTrans ternyata udah di sambut oleh nitasellya + astird *kaget ga ngira nitasellya ada di sana*
2 kali naik angkot, jalan kaki, mampir ke circle K belanja2 dikit
jalan ke t4 nita berliku, berbelok2, licin, curam *sedikit ngeri*
di t4 nitasellya di kenalin dgn 2 temannya *astrid+aq lupa namanya*
ngobrol dikit… trus aq undur diri isya an
larut malam mata ini terpejamsembari ngedengrin nitasellya ngobrol, dan masker kain berparfum selalu setia menemani kerna aq paling ga tahan dengan asap nikotin
semalaman nitasellya ga tidur *dia tidur klo pagi tlah datang, gitu katanya*
dari sedikit cerita2 sebelum aq terbuai alam mimpi
aq baru tau klo ternyata andika tri widada *si kumis atas* adalah kakak kandung bunda endhoot
sumpah aq ga percaya
ga yakin 100 %
dari dulu kenal andika seinggat lilis kok ya lilis belum pernah nemuin info yang menyatakan bunda endhoot adalah adik kandung andika tri widada *bukan bermaksud ga sopan, tp dari dulu pas pertama kenal selalu manggil nama, dan terkesan selalu awet muda, pernah lilis tulis di blog ini tapi lupa kapan tahunnya*

kesan pertama ketemu nitasellya, nitasellya ternyata ramah, baik, dan yang bikin aq kaget pola tidurnya itu lho yang mirip dengan pola tidur lantip *terlihat dari twitternya yg apdet trus jelang + di ujung pagi*

kamis, 28 Oktober 2010

air di bandung sedingin air es *semula lilis pikir malam aja *
ternyata subuh pun masih dingin
ternyata hingga jam 7 an pun air tak juga menghangat
agenda utama hari pertama di bandung lilis pengen ketemu nita nya si kumis bawah enda
makanya begitu jam 7 dengan berjuang melawan dingin lilis mandi dan bersiap2
kerana nitasellya ga tidur semalaman makanya setelah lilis bangun gantian dia nya tidur
jam terus berputar, nita terbangun dari tidurnya, mandi dan bersiap mo nganterin lilis ketemu nita nya *janjian dengan nita nya enda jam 9 di sekitar t4 kerjanya*
kerana ngantuk yang masih memberat di pelupuk mata, nitasellya minta no hape nitanya enda lilis pertama ga tau untuk apa, tapi akhirnya nitasellya bilang klo ntar sore aja ketemuan dengan nitanya enda sekalian kopdar *nitasellya tlah sms nita nya enda* dengan bunda endhoot + warga kampung yang sempat. dan nitapun terlelap kembali ke alam mimpi.
aq yang telah bersiap pun akhirnya hanya bisa diam dan menelusuri dunia kata…
otak ini berfikir….
jauh2 aq datang ke kota kembang untuk pertama kalinya
dan kini hanya duduk manis di t4 nitasellya, padahal besok pagi udah harus pergi ke jakata untuk pb2010

tanpa pamit… takut ngeganggu tidur lelapnya
tanpa nulis pesan.. takut dia nya panik
aq langkahkan kaki ke luar dari gang swadaya ke jalan ciampelas
2 menit an aq berdiam di pinggir jalan
trus ku langkahkan hingga di sman 2 bandung
aq amati kendaraan yang lalu lalang *fokus ke angkot*
akhirnya aq putuskan untuk naik angkot jurusan kalapa-ledeng
aq sok pede aja, sok kenal daerah tsb, padahal sebenarnya aq bingung mau kemana aq di bandung ini
aq diam, hanya melihat2 kiri kanan jalan sepanjang angkot melaju
hingga sampai lah aq di daerah yang ada pasar tradisionalnya yang banyak angkot2 mangkal
dan aq ketemu angkot jurusan kalapa-dago
di benak aq terlintas, bukannya dago adalah daerah yang terkenal di bandung
langsung aq turun dan ganti aqngkot, aq bayarnya 1000 rupiah, eh di tanya oleh si supir, intinya gini : naik dari mana? aq jawab dari ciampelas, dan mesti nambah lagi 2000 kantanya.
aq kaget, lho bukannya kata nitasellya jauh dekat hanya 1000 rupiah
masalah tarif segera terlupa dari benak aq
aq sibuk memperhatiin pemandangan kota kembang yang baru pertama kali aq lihat
di sepanjang jalan, tlah berkali2 pengamen menghampri angkot *heran, di 4 lilis ga ada pengamen di jalan2*
aq terus mikir mau ke mana aq dengan angkot ini
pas kebetulan di angkot ada yang nanya tentang gedung sate
lilis langsung dapat ide, lilis mesti kesana juga bagaimana pun caranya
dengan mengekor di belakang si XX *orang yang mau ke gedung sate*
bergaya bak detektif, diam2 dan tanpa menaruh curiga lilis ikutin setiap geraknya di angkot
di simpang 4 setelah kampung aceh, tepat di toko2 elektronik gitu *lg2 ga tau nama daerahnya*
si XX turun sesuai intruksi sopir, karena ternyata dia juga ga tau gedung sate di mana
aq pun ikut turun dan kembali lagi pake ilmu detektif2 an heheheh


sampai juga akhirnya di gedung sate….
wow…. ternyata begini to gedung sate…
luas gedungnya.. megah..bertingkat…
pengen foto2.. *bingung ga da yang moto*
kamera pun hanya kamera hape sederhana
banyak polisi di sekitar gedung sate
*untuk menjaga demo kayaknya, td di jalan ketemu mahasiswa yg berorasi*
dan dengan beramah tamah akhirya minta tolong pak polisi dech dan siapapun yang kebetulan lewat untuk menjadi tukang foto *kepaksa bgt demi kenangan pertama di gedung sate*
dari lantai dasar – hingga lantai atas tlah lilis telusuri dengan modal nekad dan sok tau
melihat gunung dengan teleskop di puncak gedung sate pun sempat di coba
mencicipi batagor + es dawet di seputar gedung sate juga tlah di rasa
jam terus berputar dan siang telah menjelang
waduh… mesti buru2 pulang nich klo kagak ntar nitasellya mencari2 lilis
dan mulailah lilis jalan kaki kembali menuju t4 di mana tadi lilis diturunkan
tapi kali ini lilis jalan kaki laebih jauh lagi, ingin melihat lebih dekat tadi jalanan yang lilis lewati dengan angkot
kaki ini ternyata ga kuat lebih lama lagi berjalan, dan pilahan kembali ber angkot ria adalah hal terbaik
otak ini berpikir, masa sich aq harus menuju ke t4 di mana td aq ganti angkot, dan itu jaraknya jauh bgt
wah bisa keburu bangun ntar nitasellya, mau nanya ke orang di angkot ga berani kwatir malah di beri info yang salah, kalo ga nanya berarti aq akan lama ganti angkotnya
perlu beberapa lama untuk akhirnya aq beranikan nanya ke sopir, sebaiknya aq mesti naik apa klo ke ciampelas *aq ingat kalapa-ledeng* tapi aq ga tau mesti turun dimana agar lebih cepat bisa ketemu angkot jurusan tsb. pak sopir emang baik, dia mencariin aq jalan tercepat untuk nemuin angkot yang aq cari
angkotpun menuju ciampelas….
aq di tanya pake bahasa sunda yang intinya mau ke mana/ turun dimana ntar
aq bilang tujuan aq
lagi2 bodohnya aq pas udah nyampe ke ciampelas aq lupa ciri2 gang swadaya
jadilah akhirnya aq sampai ke setia budi terus nyampe di terminal angkot, dan isinya hanya aq seorang
si supir (S) nanya lagi,
S : lo neng kok ga turun, emang neng tujuannnya kemana
aq : ciampelas pak, gang swadaya dekat minimarket
S : oo.. udah lewat atuh neng
aq : *kaget, tapi pura2 ga kaget* iya pak maaf td lilis ga fokus ngeliat jalan, ntar lilis bayarnya dobel pak

di tengah jalan bunda endhoot nelpon, intinya ngajak ketemuan kalo bisa saat itu juga, kerana mendung kian menebal, aq bilang aq masih di jalan, nitaselya masih tidur, kecapean semalaman ga tidur. aq ga berani cerita dgn bunda klo saat itu aq lag di angkot, ga enak lah klo sampai bunda tau saat itu
ga berapa lama nitasellya sms nyuruh aq buruan pulang untuk siap2 kopdar sekalian ntar ketemu nita nya enda
aq bilang ajah aq masih jalan kaki di bawah *malam hari aq baru cerita ke bunda endhoot + nita sekilas2 tentang hal tsb*
setelah nyasar hingga ke terminal angkot, akhirnya tiba juga aq di t4 nitasellya kembali
usai sholat, kamipun bergerak berangkot ria lagi menuju gramedia *nitasellya ada janji dgn temannya*
muter2 bentar baru nemu t4 di mana temennya nunggu, bertegur sapa bentar, trus nita ngobrol dengan temanya, aq diam aja duduk manis mencuri2 lihat sekeling *t4nya asing bg aq*
selang beberapa saat ada cowok berkaca mata nyamperin, di kenalin sich ama nita dan sempat jabat tangan tapi tetep aja saat itu aq ga ingat namanya, nita ngajurin aq ngobrol dengan orang tsb drpd aq sendirian ga kan ngerti apa yang di bahas, aq bilang ga pp, diam aja *aq kan ga kenal itu orang, katanya anak gadjah, tp aq ga ingat* dan itu cowok pun berlalu karena dia bilang juga mau ada yang di urus, dia juga bilang klo td berpapasan dengan baskara *siapa pula itu orang*

selang beberapa saat itu cowok berkacamata kembali dan duduk di meja luar, dan satu sosok wanita berkaos hijau *klo ga salah ingat warna* datang dan aq langsung kenal dia adalah bunda endoot *orang yang paling aq ingat di kampung selaen si kumis bawah* aq langsung menyapa, bersalaman, dan cerita2 dikit…
satu hal yang paling aq ingat di pertemuan kedua tersebut

bunda : lilis udah pernah lihat belum ini.. *nunjuk ipad nya cowok berkacamata + barang baru yang kata bunda hibah dari si boss nya*
aq : waduh bunda…. mentang2 lilis dari kampung pertanyaan pertama kok ya hal yang beginian… hehehhe… *dan tawapun membahana bersama* tapi bunda bener juga sich lilis belum pernah lihat 🙂 di kampung ga ada

dari ngobrol2 lilis akhirnya tau nama cowok berkacamata tsb adalah mang ipang, sempat nyebut mang icank *inget pernah bc nama ichank di kampung* buru2 bunda ngelurusin bukan icank tapi ipang, aq sich pura2 ngerti aja padahal saat itu masih bingung, ini mang ipang yang mana yach? dan nitasellya pun bergabung dengan kami, foto2 bentar *bunda sempat bingung dgn barang barunya dan ngaku kurang paham dgn benda tsb*
dalam pembicaraan ada nama baskara di sebut2 tentang ujiannya di ITB, aq masih ga ngeh aja dengan sosok baskara ini, dan rasa penasaran aq pun terjawab, basakara datang, bersepatu hitam dengan gaya rambut nutup keningnya *lupa warna + model bajunya* aq ingat kalimatnya : “ga pesen makanan ga pp kan? aq masih kenyang” kami serentak bilang ga pp *klo ga salah ingat*
dia tadi ternyata ke gramedia nyari buku tapi ga nemu2 juga…., di ajak berfoto aja si baskara ini rada ga mau, ga ah….ga ah… kalian ajah yang berfoto, dengan terpaksa mungkin si baskara akhirnya berfoto juga,
makanya di foto gayanya rada miring gitu kepalanya*nebak2 ajah*
baskara / mbah dukun begitu bunda endhoot mengingatkan lilis tentang sosoknya, tapi dasar lilis ingatannya hanya 2 nama di kampung, setengah mati mengingat ga ingat2 juga. ga ingat gaya tulisannya, ga ingat nama bekennya di kampung *begitupun nama ma ng ipang*

mendekati jam janjian ketemu dengan nita nya enda, kami berpisah, mang ipang kembali ke t4 kerjanya, si baskara yang awalnya mau bareng ke ITB, membatalkan niatnya, di mauj cari buku lagi. *penasaran buku apa sich yang di carinya* angkot adalah transportasi andalan kami menuju kampus nita nya enda…

28 oktober sore
akhirnya ketemu si nita nya enda, berbicara beberapa hal, nita nya enda nepati janji sesuai dengan surat sakti yang di tulisnya, kami berfoto bersama, dia cerita tentang t4 kerjanya, aq nanya2. *maaf ga aq tulis detailnya coz nyangkut kerjaan aq juga* nita nya enda nganterin kami *aq, nitasellya, bunda enhoot* ke t4 surabi dago untuk ketemu dgn bbrapa warga.
si baskara ternyata nyusul juga ke ITB, dan lagi2 pas di ajak foto dia ga mau *ga tau kenapa* dia pulang bareng keluarganya.

kesan pertama nita nya enda ternyata tinggi, ramah, baik, tepat janji, ga pelit bicara kayak enda.
kesan pertama mang ipang, pria berkaca mata…cukup ramah, baik bgt, hanya itu yang masih lilis ingat

kedai surabi dago jelang malam
yang pertama datang adalah edi, ngakunya dulu nama bekennya adalah ediotz *lagi2 ga ingat*
pernah kecelakaan, pernah di tipu, *pernah patah hati juga kayaknya, nyimpulin sepotong cerita tentang ancol dan zaman2 kampung gadjah sering piknik *
sering begadang, ga da rencana ke pb2010, tapi akhirnya mau juga di ajak barengan.

yang datang selanjutnya si ade anom, bawa oleh2 di plastik *oleh2 dari john chendra*
sampai malam itu belum ada yang dapet aq ingat tentang si anom ini, kecuali saat dia pesen mie rebus
jujur aq di kampung ga aneh denger nama dia,pas ketemu aq ngerasa kenal tapi kok ga ingat ciri khas kalimatnya.

yang terakhir datang si kimi/ratri, nah yang ini lilis baru denger dan juga baru kenal
malam itu dia bawa payung, dia cerita tentang t4 langganan dia klo makan.

beberapa gadjah ga bisa datang kerana sibuk dengan urusannya sendiri. sebelum berpisah malam itu, aq, nitasellya, anom, adi + bunda endhoot janjian untuk besok naik kereta api bersama dari bandung,
aq suka bgt karena seumur hidup belum pernah naik kereta api, dan ingin banget naek kereta apai yang ber ac
agar ga kena asap nikotin, tapi kerana kesepakatan naik yang pake kipas angin, lilis ngikut aja. *nuiapain antimo + pewangi*

kesan pertama ke bandung, yang bersih hanya di seputar gedung sate, banyak pengamen bertebaran, karena hanya itu daerah yang lilis kunjungin. obrolan di surabi dago ga diceritain dengan detail kerana keterbatasan ingatn

cukup itu kenangan di pra pb di bandung

*gambaran jilid selanjutnya*
jilid 2 ntar akan lilis tulis mulai dari sebelum naik kereta api – sore pertama ketemu warga di starbak epi walk + paniknya mikir t4 nginap di jakarta-malam mendengar kata2 dian ina yang keras + tegas tentang makanan
jilid 3 : khusus tentang si kumis bawah + warga berbau2 kumis *si budizainer dll, jg tentang ketakpercayaan aq bahwa priyadi bener itu orangnya*
jilid 4 : kawan2 dunia kata *blogdetik, blogfam, AM, idgmail, dll*

*semua tulisan adalah sudut pandang lilis*

nitasellya
akhirnya nyampe juga di t4 kos nitasellya
berdasarkan info dari nitasellya lah aq bisa ke bandung