cuti ngEjunk ah..

February 8, 2006

sore ini aq pulkam

itu berati aq ga akan lagi bisa menyapa dunia kata…

sore ini….

dan…

beberapa hari kedepan aq kan di kampung halaman

aq kan mencoba satu jalan baru di kehidupan aq

klo pengen susu coklat
silahkan ambil sendiri di dapur… trus bikin sendiri
Lis udah nyediain stok susu coklat banyak kok..
tapi….
jangan pake gelas yang berwarna ungu ya….
itu gelas kesayangan Lis
🙂


kekuataN kata

February 7, 2006

kemaren…

ada luka karna sepatah kata

luka yang menyesak dada

sepatah kata

yang buatkan rasa duka

aq pengen ngertiiin klo itu kata adalah kejujuran

aq pengen memahami itu ungkapan tulus

aq pengen mengerti itu hak pribadi

bukan salahnya….

klo dia berucap kata itu

bukan salahnya klo dia berfikiran begitu

aq bukan manusia sempurna

dengan  setukus hati

aq ucap kata pamitan

aq ucap kata perpisahan

aq bukan sang penggembala domba

aq bukan pendusta

kenapa sich selalu aja nempatin diri di posisi tertinggi?

kenapa sich selalu melihat dari kaca mata diri sendiri?

aq tau ada canda

aq ngerti saat tertawa

tapi…

rangkaian kata itu buatkan luka

rangkaian kata itu bukan canda

aq bukan penggemala domba

bulir air mata membasah pipi

rasa sakit menghujam di lubuk hati

semalam…

tak dapat ku pejam mata

dengan kata …

aq pernah tertawa

lewat kata ku kenal teman dunia kata

rangkaian kata

yach hanya rangkaian kata

tlah  buatkan duniaku mengharu biru

aq begitu percayta dengan seseorang dari dunia kata

seorang temen yang hanya ku kenal lewat kata

seorang temen yang ku percayakan semua rahasiakau

kemaren….

begitu pengen aq cerita

begitu pengen aq ngobrol

tentang luka yan ku rasa

kau selalu bisa hiburkan aq

kau selalu hasir dengan candamu

kamu temen yang selalu ngertiin aku

denganmu aq rasakan damai di hati

aq terluka karna kata itu

meski ku tau itu haknya bicara

asak dia tau

kata2ya itu menggorekan luka

menyakiti sepotong hati

bila kau menemaniku saat ini

aq pengen kau bantu aq

teriakkan kata di hadapnya

betapa aq terluka karna kata2nya

aq bukan  penggembala domba


kekagumanku

February 7, 2006

kegaguman dengan hati
tak kan terganti
meski nadi akhiri hari
kekaguman nyata dan bukan direka

(itu kata yang udah Lis tulis berbulan yang lalu… )


picpic aq

February 7, 2006

akhir2 ini Lis paling seneng naruh picpic yang Lis punya di flickr

picpic jadul

picpic lucu

pokoknya semua picpic yang sempet Lis ada

Lis taruh di itu t4 dech…

jadi klo ntar Lis bener2 pergi

kamu tetep akan bisa liat

berbagai macam pose Lis
picpic Lis yang gokil abis

picpic Lis yang serius

picpic yang amburadul

picpic Lis yang jelek

pokokknya semua dech…

sayangnya untuk saat ini Lis ga punya picpic yang baru

yang di luar ruangan gitu…

abis Lis ga ada camdig ups.. Lis kan emang ga punya camdig

jadi yang ada yach picpic seperti itu ajah

klo pun ada yang terbaru

paling2 picpic yang Lis ambil saat di depan kompter (pake cam komptr)

yang pasti

semua picpic itu asli…

jadi…

klo pengen liat Lis klik liat ajah di picpic itu…


hafi…

February 7, 2006

Lis mengenalnya hanya lewat dunia kata

Lis ga pernah chat bareng

Lis ga pernah ngirim email

Lis hanya berkungjung ke blognya

Lis hanya liat picpicnya
yang pasti…

di hati Lis ………..

ini orang adalah salah satu temen yang memiliki kesan tersendiri…

gaya katanya

penuh ciri khas…

Lis seneng mengenal sosok satu ini

🙂


kata2 aq waktu dulu

February 7, 2006

. & ,

Terlintas dalam angan dan membayang ditiap detak nadi. Mungkin hanya
Lis aja yang tak pernah dapat memahami arti kata itu. Begitu banyak
kata terrangkaikan, berbagai individu menyatu dalam kata. Jutaan kata
dan bahkan milyaraan rangkaian kata hadir di tiap waktu. Kata itu ada
di awal masa dan membangun keutuhan di sepanjang masa.
Ribuan kali sesal menyeruak, membentur diri mengapa ada terucapkan
kata yang tak di pandang rata oleh semua individu. Ada ketakutan di
setiap langkah, ketakutan akan penolakan kata, ketakutan akan
penertawaan kata, ketakutan akan pengucilan diri dan ketakutan akan
kebisuan.
Ada banyak tanda tanya di tiap kata, tanya yang menggantung tiada
balas kata. Karna kata punya seribu makna, satu kata tanya munculkan
sejuta penafsiran. Satu kata tanya, buatkan tanggapan berbeda.
Lingkaran tanya di antara banyak kata, berbelit ucap diantara ribuan
kalimat. Satu individu ga mungkin sama dalam menanggapi satu kata. Ada
banyak sudut pandang yang di pake untuk memaknai arti kata.
Begitu banyak gaya bahasa, begitu banyak pola kalimat, begitu beragam
pemikiran dan begitu ekspresifnya penuturan. Ga semua senada dalam
memandang satu kata, ga semua seia sekata dalam merespon info. Karna
ga akan mungkin ada individu yang bener-bener serupa dalam pola pikir.
Ide kata boleh sama tapi ga akan mungkin rangkian kalimatnya sama
persis. Titik dan koma mugkin sama penulisannya tapi pasti beda
maksudnya bila beda individu.
Karna terlalu percayanya akan kebenaran kata, hingga terkadang
melupakan kebenaran nyata. Lewat kata ada banyak info didekap. Lewat
kata ada satu cerita terrangkaikan, lewat kata ucapkan rasa di jiwa.
Kegembiraan, keceriaan, keresahan, kegelisahaan, keingintahuan dan
banyak hal lainnya terungkap lewat kata. Ada tawa bila kata berbalut
canda, ada duka bila kata berbalut cerca & derai air mata. Bila
kebisuan hadir di tengah-tengah kegembiraan dan membuta nurani karna
keegoisan. Tak ada kepercayaan yang abadi bila direndam dalam air
keraguan.
Kehidupan tak pernah serupa di kurun waktu yang sama. Ga tau qta apa
yang ada di hadapan bila qta tak menjalaninya. Semua tentang qta di
masa depan ga mungkin dapat dilihat di masa kini. Ga akan tau qta
apakah esok ada tawa ataukah ada duka. Ga akan ngerti qta apa arti
kehilangan sahabat bila qta belum pernah kehilangan. Mungkin benar
rangkaian kata adalah ekspresi diri. Tapi ga semua kata adalah
kehendak hati. Di murninya kata hati dan jernihnya pikiran, logika dan
etika adalah pagar kebenaran dan kelogisan nyata. Ada saat… dimana
kata hati dan pikiran ga mampu kendalikan rasa di jiwa dan tenangkan
diri.
Bila ada kata berselimutkan keputusasaan dan keinginan henti nadi.
Itu hanya sebatas kata. Kata karna diri tiada kuasa hadapi nyata yang
berseberangan dengan asa. Dalam dunia asa dan di alam bawah sadar,
semua kata yang tidak terpikir bisa hadir dan membayangi setiap
langkah.
Lis bersyukur … karna ga terpengaruh oleh bisikan kata yang ga bener
itu. Lis ga pernah nyangka klo Lis pernah nulis keinginan untuk henti
nadi. Bila logika dan hati bicara ga bakalan mungkin Lis ngelakuin hal
tersebut. Ngebayanginnya aja Lis ga berani, tapi… bila masalah ada Lis
ga mangkir klo Lis alamain hal itu. Keadaan di mana penuh ketakyakinan
dan kebimbangan. Bila biasanya Lis cerita ke kamu dan minta pendapatmu
tentang apa yang harus Lis lakuin. Tapi.. saat itu Lis ga tau kamu
lagi dimana. Karna akhir-akhir ini Lis ga tau lagi info tentangmu.
Kamu hilang bagai di telan bumi. Bayanganmu aja Lis ga dapatin apa
lagi sosok utuhmu.
Begitu berartinya sahabat bagi Lis. Lis ga pernah bisa lewati hari
tanpa miliki sahabat. Karna Lis ingat semua katamu dan Lis ingat diri
Lis bukan milik Lis. hidup dan mati adalah kehendak-NYA. Lis ga lagi
di dera keinginan untuk segera akhiri nafas ini. Lis punya temen2 yang
sayangi Lis, Lis miliki keluarga yang selalu mencintai Lis. Lis miliki
sahabat dekat yang begitu pengen Lis tetap menatap matahari. Ga
mungkin Lis ninggalin semua itu. Ga bakalan Lis mengecewain harapan
sahabat, teman dan keluarga Lis.
Yang kemaren biarlah berlalu, Lis ga akan lagi tenggelam di alam yang
sama. “Hari esok masih panjang masih banyak asa yang harus dicapai,
masih banyak hal yang menanti, masih belum kau dapat kepintaran
seperti idolamu ” begitu temen2 & sahabat Lis sering bilang ke Lis. Ga
bakalan Lis biarin diri Lis tetap teronggok di tempat yang sama dengan
hari ini. Hari esok harus lebih baek dari hari ini. Lis akan benahi
diri dan lupain semua hal yang semestinya ga ada. Ga lagi dech Lis di
pusaran belitan tanya yang sangat ga berarti dimata semua individu.
Hal terbodoh yang mungkin pernah Lis lakuin adalah bertanya satu kata
tentang makna kata yang ga seharusnya dipertanyakan. Karna keyakinan
kepada-NYA dan ajaran-NYA tlah berikan semua jawaban. Tak akan Lis
biarin diri Lis diperintah bisikan ga jelas. Ga sedetikpun Lis biarin
diri Lis terlupa semua perintah-NYA. Harusnya sedari awal Lis slalu
berserah pada-MU, tapi karna di buta keyakinan maka semua petunjukMU
seakan tertutup pekatnya malam.
Lis hanyalah hamba-MU, Lis ga lepas dari  dosa dan kekhilafan. Maafin
Lis dan ampuni semua salah Lis. Lis harapin lindungan-MU slalu. Lis
pengen hilangin ketakutan yang ada, ketakutan akan cercaan. Lis slalu
kepikiran kalimat cercaan itu. Lis slalu kepikiran bila Lis didiamin.
Bila Lis salah lebih baek Lis di tegur dari pada didiamin. Klo
didiamin Lis jadi ga tau salah Lis dimana dan apa yang seharusnya Lis
lakuin. Tanpa teman dan sahabat ga akan lengkap hari terlewati dan ga
akan berwarna kehidupan ini.
Terkadang Lis takut berkata. Lis takut salah kata. Lis takut tak di
percaya. Mungkin ini memang bukan tempat untuk Lis layak ada. Rasa ga
pas Lis ada di tempat ini karna begitu banyak hal yang ga Lis ngerti.
Bener-bener ga bisa di lukiskan dengan kata rasa takut itu terus
membayang. Lis sadar Lis ga mungkin sama dalam pola pikir dengan
individu-individu di sini. Apa lagi dalam pengetahuan tentang dunia
maya, Lis bener-bener ga banyak ngerti. Lis sering ngerasa minder bila
hadir disini. Rasanya Lis aja yang paling bodoh. Bukan Lis ga mo
belajar, Lis belajar untuk bisa ngerti tapi tetep aja Lis ngerasa Lis
ga berarti ada di antara demikian banyak individu yang lebih tau dari
Lis.
Ada sebagian hal yang begitu berarti bagi Lis dan tak segan Lis untuk
tanyaain. Meski terkadang setiap tanya tak selalu berbalas kata.
Ketakutan terbesar yang terus membayangi Lis adalah takut kehilangan
kepercayaan orang-orang yang Lis kenal. Bila Lis dianggap manusia
bodoh karna sering nanyain hal-hal sepele ato kalo Lis ga ngerti
banyak, Lis ga papa’ dan ga bakalan sedih. Karna Lis sadar Lis emang
ga sepintar mereka. Memang benar Lis pernah menulis banyak hal yang
mungkin ga seharusnya ditulis. Andaipun itu salah, Lis udah minta maaf
dan ga mengulanginya. Apakah untuk satu kesalahan yang Lis lakuin dan
Lis udah minta maaf, Lis masih di berikan sanksi???
Dunia maya begitu luas, tapi Lis ngerasa dunia maya ini begitu
sempit. Karna di manapun di pojok dunia ini Lis pasti ketemu dengan
beberapa individu yang Lis rada  kenal, meski ga begitu akrab. Paling
ga Lis tau dia itu adalah orang yang sama. Ada beberapa tempat (maaf
bila ga pas kata-katanya) yang Lis pengen banget gabung, tapi ga
mungkin Lis bisa ikut karna Lis takut untuk minta “diinvite”. Lis
takut klo mereka ga mo kasih Lis kesempatan untuk gabung. Lis takut
mendapati kata “tidak” dari mereka. Dalamnya laut dapat di ukur,
dalamnya hati seseorang mana mungkin Lis dapat mengukurnya. Meski Lis
yakin mereka individu-individu yang baek dan ga berfikiran sempit,
tetep aja Lis takut untuk mengucap kata permintaan pada mereka.
Lis sadar mungkin hanya Lis aja yang bodoh di sini, tapi… apakah satu
kesalahan yang tak termaafkan bila pernah Lis salah kata dalam
bertanya dan bertutur cerita???. Apakah satu kesalahan bila Lis pengen
pinter seperti idola Lis???. Mungkinkah bintang berkelip diteriknya
mentari???


desa aq

February 6, 2006

kemaren si frozi… nanyain kampung aq tuch dimana

makanya kali ini Lis mo nulis dikit tentang desa t4 tinggal ortu Lis

nama desa : Bangun Jaya

kecamatan : Balai Riam

kabupaten : sukamara

Provinsi : Kalteng

klo dari Palangka raya lumayan jauh (Lis ga ingat jaraknya)

mesti naek Bis…. kurang lebih 12 jaman gitu dech

klo pake pesawat 45 menit (yang ada pesawat capung yang cukup beberapa orang ajah)
berhenti sampe di Pangkalan Bun

trus lewat sungai naek speed (spit) 2 jam perjalanan
ato perahu klotok bisa sehari semalam

nyampe di Kotawaringin lama

trus lewat jalan darat lagi

naek mobil kijang ato pake ojek kurang lebih 3 jam-an dech

akhirnya baru nyampe ke t4 Lis tinggal

di desa t4 Lis ada perusahan kelapa sawitnya

jadi ga desa yang tertinggal

di sana banyak kok pendatang2 dari luar kalimantan

pokoknya desa yang nyaman dech tuk di jadiin tempat tinggal