mAaf…itu sulit!

September 30, 2008

Besok tanggal 1 oktober, besok nining adek lilis ultah. Ultah bertepatan dgn hari raya idul fitri, yach…besok lebaran, besok hari raya, itu berarti besok adalah kali kedua keluarga lilis melewati lebaran tanpa ada bapak di sisi kami coz bapak tlah “pergi untuk slama2nya”. Besok juga lebaran tanpa di hadiri adek bungsu lilis “jagoan kebanggaan keluarga” coz dia cowok satu2nya di keluarga lilis. Linggarjati nama pemberian bapak, biasa di panggil lingga ato linggar tapi lilis lebih suka manggil “Le” panggilan sayang khas jawa untuk anak lelaki. Le pertengahan puasa udah pulkam, 5 hari aj di rumah. Coz ada yang mesti di selesaikan di palangka raya makanya Le memilih berlebaran jauh dari kami. Meski kami sbenarnya ga setujua tapi demi kelangsungan kuliahnya kami mendukung juga akhirnya. Le cukup bisa mandiri, akhir2 ini kuliah dengan jerih payahnya sendiri dan momen lebaran ini ada hal yang mesti di selesein. Sedih…coz lilis hanya lebaran dgn mamak dan nining (adek perempuan q), yach kami hanya ber 3 aj lebaran di rmh. Air mata menetes tak kuasa lilis menahannya lilis ingat bapak, ingat tawa candanya. Biasanya di saat2 begini kami smua berkumpul bersama menikmati suasana lebaran. Tak mudah mengikis kenyataan bahwa bapak telah “tiada”, bapak tak lagi ada di dunia ini. Ramadhan taun ini hampir berlalu, hari ini tlah lilis kirim sms “idul fitri” ke smua friend yang lilis kenal baik di dunia kata ato dunia nyata. Sengaja lebih awal coz kwtir esok sibuk dan jaringan telkomsel eror. Coz akhr2 ini sinyal telkomsel sering menghilang. Temen2 lilis juga udah ada yang kirim sms lebaran lebih awal. Makanya lilispun melakukan hal yang sama sesuai dgn alasan yang tlah dikemukakan tadi. Satu hal yang tak lilis yakin apakah bisa lilis mengucap kata maaf pada “dia” seseorang yang menyakiti hati dan melukai cinta lilis. Hingga detik ini lilis masih tak mampu membebaskan hati dari rasa amarah karnanya, tak kuasa lilis melenyap benci dan keki padanya. Coz udah lilis coba jalin komunikasi tapi dia slalu diam, smua sms or telpon tiada di hiraukan. Gimana lilis ga jengkel jadinya?wajarlah klo lilis kini masih ga yakin “apakah sms lebaran mesti lilis kirim padanya?” lilis kwtir perlakuan yang sama akan lilis terima lagi. Tak kurang usaha lilis lakukan tuk jalin kembali komunikasi tapi hal tsb berulang lagi. Lilis ga pernah pengen menyakiti, lilis hanya pengen ada pelangi dalam hidup ini. Ucapan khusus met ultah tuk nining moga smua cita2nya tercapai. Amin…

Advertisements

jarum…di tumpukaN jerami

September 24, 2008

Hidup ini penuh warna, bak pelangi. Ada segudang crita duka lara dan tawa gembira. Hidup aq tak sama dgn hidupmu. Garis hidup qta beda itu hukum dari “sana”nya. Dunia nyata dan dunia kata (duni maya) beda2 tipis dalam bbrp hal kehidupannya. Di dunia nyata ada tawa, di dunia kata pun ada tawa. Aq bisa trtawa di dunia kata bila aq jumpa hal2 lucu dan menggelika hati. Tapi aq pun mampu berderai air mata bila aq temukan rangkaian kata penuh makian dan perlakukan tak “layak”. Kata2 di dunia kata mampu bangkitkan emosi dalam dunia nyata, mampu buat aq bersedih berminggu minggu, mampu buat aq tebarkan senyum di spanjang waktu. Persahabatan…terjalin meski hanya kenal kata tanpa picpic (foto), lewat blog qta kenal bahwa ada pribadi lain di dunia ini dgn sjuta kisah hidup, lewat email or chat kadang keakbrab-an terjalin. Di dunia ini ga ada yang abadi, smua pasti ada batas akhir. Dunia nyata… Dunia kata trkadang berjalan seia sekata tapi tak jarang muncul dgn ketimpangan. Persahabatan tak smua orang “sepaham” dalam kriterianya. Aq jumpai begitu banyak individu di dunia kata ini. Individu dgn karakteristik tersendiri. Dunia kata ini laksana hamparan jerami di padang maha luas, dan sahabat se”paham” adalah bagaikan jarum berkilat. Tak mudah menemukan jarum di antara sekian banyak jerami dan jarum ber”karat”. Aq tak pernah berusaha menipu dalam bersahabat, aq tak pernah berusaha berdusta dalam merangkai kata, aq slalu berusaha jujur mengatakan apa adanya meski aq bukan “orang kaya” ato pun orang pinter (pandai) apa lagi orang berpangkat aq tak pernah malu mengakui kekurangan aq. Dalam bersahabat aq tak pernah melihat berdasarkan pangkat bin jabatan, penampilan fisik, kekayaan materi atopun juga kepintaran otak coz manusia hidup ini tak ada yang sempurna. Ada beberapa sahabat yang aq bersyukur mengenalnya coz ternyata merekapun tulus bersahabat dgn aq tanpa pamrih dan terima aq apa adanya. Aq pengen memiliki banyak jarum “berkilat” sebanyaknya, aq pengen merubah jarum “berkarat” menjadi jarum berkilat agar jarum tsb bisa merasakan betapa bahagia tiada terkira jika qta laksana jarum berkilat yang di cari dan di jaga smua orang tuk slalu ada di hati. Meski aq pernah gagal mendapatkan sahabat yang tanpa pamrih, aq yakin di dunia ini masih banyak orang2 yang laksana jarum “berkilat”. Luka karna di cela coz aq tidak pintar, aq tidak chantik fisik bak artis, aq ga kaya harta, aq yakin terobati dgn hadirnya sahabat2 baru yang baik hati. Untukmu teman… Yang pernah lukai aq karna ketidaksempurnaan aq, aq berharap kamu akan mengerti bahwa persahabatan tanpa pamrih akan lebih abadi dan bahagiakan jiwa. Jangan benci aq, jangan kucilkan aq hanya karna aq tak se”level” di mata mu. Tuhan bantu aq hambamu yang “biasa” ini tuk temukan banyak persahabatan , syukur2 temukan juga “pemilik tulang rusuk aq” amin…


Bapak… Lilis kangen

September 20, 2008

Hari ini sabtu 20 september 2008, lilis teringat hari kamis 20 september 2007 jam 12. 30 WIB. Yach peristiwa setahun yang lalu tsb masih jelas terbayang dlm ingatan lilis. 20 september 2007 bapak lilis tercinta pergi untuk selama lamanya ninggalin lilis, mamak dan dua adik lilis. Ach… rasanya baru kemarin keluarga lilis berkumpul bercanda bersama, tak percaya ternyata takdir hidup memutus kebahagian keluarga lilis. Masih terngiang tawa dan canda serta petuah bin nasehat bapak untuk lilis + adik2 lilis (nining + linggarjati). Petuah tentang hidup dan problematikanya. Bapak…lilis kangen, lilis pengen dengar suara bapak, lilis pengen melihat senyum dan wajah bapak seperti dulu lagi. Bukan foto bisu seperti yang ada sekarang, foto bapak pengobat rindu, foto hanya diam tiada kata membuat lilis slalu tak mampu menahan bulir2 air mata. Bapak … maafin lilis yang belum bisa penuhi harapan bapak tuk hadirkan “tangisan bayi” maafkan lilis yang hingga kepergian bapak belum juga “menghadirkan senyum di pelaminan”. Bapak bukan lilis tak pengen bahagiakan bapak tapi garis hidup lilis blum bicara ke arah sana. Hari ini 20 september mengingatkan lilis pada bantuan teman2 “warga kampung gadjah” komunitas dunia kata yang lilis kenal dan juga warga dunia nyata dalam kehidupan lilis. Bantuan mereka tiada ternilai dan akan slalu lilis ingat. Tanpa mereka mungkin duka lilis akan kian berkepanjangan. Bapak satu tahu sejak kepergian bapak, lilis tlah pelajari banyak hal dalam hidup, tanpa bapak hidup terasa timpang. Tapi inilah hidup lilis harus jalani tanpa rasa sedih berkepanjangan, lilis yakin bapak tak kan suka jika lilis tetap berduka. Bapak meski kini keluarga qta tak lagi bersama di dunia tapi bagi lilis bapak slalu ada dan hadir dalam hidup lilis melalui kenangan yang bapak tinggalkan. Bapak … Lilis kangen…


Aura, takdir & “malu”

September 18, 2008

Lilis pusing…tak tau apa yang salah dengan diri ini. Skian lama berpikir tak jua temukan jawabnya. Aura… Ach pernah skali waktu lilis tanya dgn orang yg ngakunya ahli tentang “aura”, paranormal orang daerah lilis nyebutnya. Coz… Lilis penasaran bgt abisnya beberapa teman bilang klo lilis memiliki aura negatif & gelap. Ach “sang paranormal” pun meng -iya- kan. Percaya tak percaya, dosa ato tidak tak terpikirkan lagi saat itu. Logika terbang ke awang2. Gila… Lilis aj ga bgitu ngerti definisi aura dalam ilmu kebatinan tapi kok termakan oleh kata2 sang ahli aura. Di pandang dari ilmu kebatinan auara lilis emang tak bercahaya bagus. Makanya hidup pun tak seindah harapan. Hidup pas2 an aj kaya tidak kaya, miskin pun tak miskin. Hidup berkecukupan pun jauh dari mimpi. Jodoh pun tak kunjung menyapa. Nah oleh karna itu lilis mesti di “ruwat”. Ach… Masa iya sich lilis ragu. Apa pula itu ruwat- an. Hingga dtik ini tetap tak paham lilis maksud sang ahli aura tsb, dan tak jua lilis ikuti apa ucapannya. Lilis yakin “ALLAH” tlah punya pilihan skenario hidup yang mesti lilis jalani. Hidup ini tlah di gariskan takdirnya oleh ALLAH bila baik qta tak perlu merubahnya tapi bila buruk wajiblah qta berjuang tuk merubahnya menjadi lebih baik. Yang manakah takdir hidup lilis?tak lilis tau pastinya. Pengen lilis menulis bermacam rangkaian kata tentang berbagai hal dan berbagai warna gaya tulisan, pengen lilis membuat tampilan “blog” ini seindah blog “orang2 pinter alias ahli desain web” ach itu hanya mimpi lilis aj . Meski cukup lama kenal dgn dunia kata (dunia maya orang nyebutnya) tapi lilis tak pinter2 jg alias tetep aj “gaptek” dalam per “dunia internetan”. Lilis tetep ga menguasai kecanggihan dlm dunia kata ini. Bukannya ga mau belajar tapi fasilitas dan kesempatan begitu terbatas. “Ngenet ” aj senin kamis alias jarang2 bahkan “megap2” hampir tiada kesmpatan coz di pedalaman nun jauh dari gegap gempita ramainya kota. Ngenet pun pake hp buntut nokia 2626 yang minim fasilitas malah sering eror. Tanpa komputer atopun laptop aduh merananya “ngenet”. Lilis tak bisa ngatur paragraf ato brkreasi lbih baik lagi dlm dunia kata. Lilis sering merasa malu… bgt bila menatap bin berkunjung ke blog orang2 pinter yang coz blog lilis “sederhana” alias apa adanya baik isi ato pun tampilannya. Sungguh lilis malu…


baNtu aq mati

September 9, 2008

aq tak kuasa lg melangkah tuk menata ruang hati tuk bangun istana kebahagian. Aku hampir tak mampu berdiri tuk tegakkan diri dari keping2 hati yang berserak. Tak lelah aq panjat doa agar smua asa cinta nyata adanya. Ach…ternyata begitu sulit menutup luka. Tanpa bisa q cegah bayang masa lalu hadir meneror hidupku. Membuat luka kian menganga. Aq tak tau lagi mesti gimana membunuh masa lalu. Aq pengen masa lalu tiada hadir di hidup aq. Bantu aq membunuh kenangan masa laluku…


ramadhan q

September 7, 2008

Alhamdulilah… q masih brkesempatan temui ramadhan. Doa q ramadhan taun ini q bisa jadi mukmin sesuai tuntunan nabi Muhamad SAW. Tak lupa q panjat doa agar smua ” asa ” q d buat nyata olehNYA.