Tak banyak kata, tak banyak ucap, biarkan rasa yang bicara dan mewujudkan asa.
This entry was posted on Monday, May 11th, 2009 at 5:51 am and is filed under uluN. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
ini nih yang paling susah, mengungkapkan rasa. mmg susah, d tulis jg g kelar,terisi penuh setiap baris baris, begitu mudah mulut melontarkan kata dari nadi2 bahasa tapi tak seindah yg di rasa.bener deh susah
May 12, 2009 at 10:26 am |
masalahnya susah bedain, mata yg kata otak mana yang kata hati (rasa).
May 12, 2009 at 12:55 pm |
wah.. yg bener tu “talk less do more” mbak.. he.he..
salam kenal yaa…
May 12, 2009 at 1:13 pm |
iya neh, lebih bagusan begitu, talk less do more..hehhee
May 12, 2009 at 4:44 pm |
Perasaan lebih bermakna ya lis
May 14, 2009 at 4:43 am |
kira2 rasa bicara pake apa yah??
May 15, 2009 at 6:02 pm |
ini nih yang paling susah, mengungkapkan rasa. mmg susah, d tulis jg g kelar,terisi penuh setiap baris baris, begitu mudah mulut melontarkan kata dari nadi2 bahasa tapi tak seindah yg di rasa.bener deh susah